Connect With Us

DPRD Tangsel Soroti Rendahnya Partisipasi Pemilihan Pilkada Serentak 2024

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 2 Desember 2024 | 14:27

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel Ledy MP Butar Butar. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi I DPRD Kota Tangsel Ledy MP Butar Butar menyoroti rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Diketahui, tingkat partisipasi pemilihan wali kota Tangsel dan gubernur Banten pada 27 November 2024 lalu, berada di angka 62 persen.

Angka tersebut hanya naik 1 persen dibandingkan pada Pilkada 2020, yakni sebanyak 61 persen. Sedangkan tingkat partisipasi itu masih jauh dari target KPU Tangsel di angka 70 persen.

"Ini harus menjadi evaluasi lagi kedepannya baik untuk penyelenggara maupun masyarakat. Supaya momen pilkada bisa meningkatkan partisipasi, bagaimana cara berinovasi mengajak masyarakat mempunyai kesadaran untuk datang ke TPS," ujar Ledy.

Ia juga menyoroti kemungkinan penyebab rendahnya partisipasi tersebut, seperti keserentakan jadwal pemilu yang justru menciptakan anomali atau publik figur yang kurang dekat dengan masyarakat.

"Mungkin di pilkada ini masyarakat butuh figur yang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, yang mereka yakin bisa memenuhi kebutuhan dan pelayan. Intinya butuh figur yang dekat dengan masyarakat," tegasnya.

Tidak lupa, Ledy mengajak para peserta Pilkada Serentak 2024 menghormati apapun hasil pesta demokrasi tersebut. Hal penting dari hasil Pilkada 2024 ini adalah membangun kemajuan Indonesia. 

"Penyelenggara untuk kedepannya harus lebih pro aktif lagi terhadap masyarakat dan bisa memberikan inovasi. Apalagi pemilihan pileg dan pilpres bisa sukses, kenapa pilkada saat ini bisa rendah, yang menjadi catatan evaluasi lagi untuk KPU Tangsel," tegasnya.

Jadi, KPU harus mencari akar permasalahan dan persoalan penyebab partisipasi ini menurun.

"Ini menjadi indikator supaya kedepannya bisa ada bahan evaluasi lagi, setiap hajatan partisipasi harusnya tinggi. Harus dicari benang merah penyebab kenapa partisipasi ini bisa menurun," imbuhnya.

KOTA TANGERANG
Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Kamis, 24 September 2026 | 13:29

Nilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill