Connect With Us

Wali Kota Tindak Tegas Peternakan Babi

| Minggu, 10 Mei 2009 | 13:58

TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengancam akan melakukan penutupan terhadap lokasi peternakan babi di RT 02/08 kampung Marga, Kelurahan Serua, Kecamatan Serpong yang mendapat protes warga. Sanksi tegas akan dijatuhkan, bila limbah peternakan babi tersebut tidak dikelola dengan baik. ”Jika mereka tidak mampu mengelola limbah ternaknya dan tidak mengindahkan kita akan beri sanksi tegas dan akan menutup lokasi peternakan itu,” ucap Wali Kota Tangsel, Shaleh MT ketika mengelar sidak peternakan babi di RT 02/08 kampung Maruga, Kelurahan Serua, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel , Hari ini Wali Kota menuturkan, pengelola peternakan dapat dituntut dengan pelanggaran UU Lingkungan Hidup (LH) jika membiarkan limbahnya. Oleh karena itu, Pemkot Tangsel mendesak peternak babi segera mengelola limbah ternaknya agar tidak merugikan warga sekitar. Menurutnya kotoran babi itu jangan dibuang langsung ke kali Angke. Karena akan muncul berbagai macam penyakit dan mencemari lingkungan . “Apalagi, sekarang kasus flu babi yang mematikan kian gencar di sejumlah negara," kata Shaleh. Pihaknya meminta, pengelolaan limbah ternak sebaiknya disediakan instalasi pengolahan limbah atau sejenis septik tank. Penampungan limbah berupa bak dapat dikontrol untuk menghindari kebocoran serta tidak menimbulkan bau menyengat.”Ini dilakukan untuk menetralisir limbah peternakan babi itu,” terangnya. Pemilik peternakan babi tersebut bernama Tedy Kuciang mengaku akan melakukan perbaikan dalam pengelolaan limbah di peternakan babi miliknya. Meski bgeitu, dirinya tidak habis pikir mendapat perlakuan kasar dari warga setempat setelah merebaknya p[emberitaan flu babi. “Selama ini kotoran ternak kita buang ke kali. Tetapi belum ditemukan adanya warga yang sakit akibat kotoran ternak saya. Saya bingung, kenapa baru saat ini diprotes,” singkatnya. (den)
BANTEN
62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

62 Desa di Banten Terdampak, Wagub Instruksikan OPD Gercep Tangani Banjir

Senin, 9 Maret 2026 | 15:43

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat (gercep) menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah.

TANGSEL
Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane

Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane

Senin, 9 Maret 2026 | 22:52

Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

KOTA TANGERANG
Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang

Niat Tolong Teman, Pelajar SMP Malah Hanyut Terseret Arus Kali di Poris Tangerang

Senin, 9 Maret 2026 | 20:11

Aksi heroik seorang remaja berakhir pilu di aliran Kali Maulana Hasanudin, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill