Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memiliki ambisi mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen pada Tahun 2030, Jumat 24 Januari 2025.
Dalam mencapai hal tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, ada dua hal yang bisa dilakukan oleh Pemkot Tangsel.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di suatu kabupaten atau kota dipengaruhi oleh investasi dari sektor swasta.
Maka dari itu, hal pertama yang dilakukan adalah perizinan tentang investasi baik itu bernilai besar atau kecil untuk lebih dipermudah.
“Pertama adalah perizinan karena pertumbuhan ekonomi ini dipengaruhi oleh investasi dari sektor swasta, perizinan yang dikelola oleh temen-temen baik investasi besar maupun kecil itu dipermudah,” ujarnya.
Benyamin menjelaskan, semua investasi yang belum memiliki izin atau yang kesulitan tidak serta-merta dilakukan perizinan.
“Tapi disiapkan juga fasilitasinya bagi para pedagang kecil,” jelasnya.
Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 persen, Benyamin menjelaskan ada peran dari Pemerintah Daerah melalui belanja APBD.
“Makannya saya berharap di semester pertama 2025 ini sudah mulai beroperasi belanja-belanja yang dikelola oleh Pemerintah Daerah,” tutupnya.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan kanal layanan darurat terintegrasi lewat Tangsel Siaga 112.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews