Connect With Us

Tidak Hanya Fokus Pengawasan, Bawaslu Tangsel Diminta Gencarkan Pendidikan Politik

Yanto | Jumat, 14 Maret 2025 | 21:13

Diskusi publik menyoroti peran Bawaslu Kota Tangsel dalam mengawal mengawal demokrasi, Jumat 13 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sonny, seorang pegiat pemilu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

Ia, menilai bahwa Bawaslu seharusnya tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga turut aktif dalam pendidikan politik bagi masyarakat.

"Dibutuhkan kreativitas dalam membangun kesadaran politik masyarakat. Saya melihat bahwa partai politik sendiri belum berfungsi secara maksimal dalam memberikan pendidikan politik. Jadi, perlu ada langkah strategis yang lebih konkret," ujarnya dalam diskusi publik, di Tangsel, Jumat 14 Maret 2025.

Sonny juga mengungkapkan pendidikan politik bukan proses instan, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Ia mengingatkan aktivis reformasi 1998 dulu pernah memperkirakan bahwa stabilitas demokrasi baru akan benar-benar terwujud pada tahun 2030. 

Namun, fakta politik justru menunjukkan adanya "patahan" demokrasi yang terjadi lebih cepat dari dugaan, khususnya pasca Pemilu 2004.

Menurutnya, tekanan politik terhadap Bawaslu semakin terasa pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menuai kontroversi. 

Dirinya, menilai Bawaslu kini lebih sibuk membangun politik dengan tim pemenangan kandidat dibandingkan menjalankan fungsi pengawasannya secara independen.

"Seharusnya Bawaslu bisa lebih netral dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Jika tekanan politik terus terjadi, maka yang dikorbankan adalah integritas pemilu itu sendiri," tegasnya.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Senin, 20 April 2026 | 14:42

Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian. 

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill