Connect With Us

Pemkot Tangsel Bekali TPPK Penanganan Cepat Kekerasan Anak di Sekolah

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 April 2025 | 21:00

Ilustrasi kekerasan terhadap anak di bawah umur. (@TangerangNews / MI)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memperkuat komitmennya dalam melindungi anak dari tindak kekerasan, terutama di lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Anak, DP3AP2KB Kota Tangsel membekali Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di satuan pendidikan dengan pengetahuan dan pedoman penanganan kasus kekerasan secara tepat.

Kepala DP3AP2KB Cahyadi mengatakan penguatan terhadap tim TPPK di satuan pendidikan ini untuk memastikan setiap anak merasa aman di sekolah.

“TPPK adalah garda terdepan. Mereka bukan hanya pendengar, tapi penggerak penyelesaian kasus kekerasan. Semua harus ditangani dengan serius, berdasarkan bukti dan prosedur hukum,” ujar Cahyadi, Senin 21 April 2025.

Dalam sesi diskusi, berbagai persoalan nyata yang dihadapi berbagai sekolah pun mencuat.

Mulai dari kasus tawuran yang melibatkan siswa berseragam, siswa yang menjadi korban kekerasan rumah tangga, hingga permasalahan kehamilan remaja yang mengancam keberlangsungan pendidikan anak.

Untuk itu, TPPK harus mampu bertindak cepat dan tepat, mulai dari menerima laporan secara tertulis, mengumpulkan bukti, melakukan analisis kasus, hingga memberikan rekomendasi dan pendampingan psikologis yang dibutuhkan.

“Kekerasan memang tidak bisa dihindari 100 persen, tapi bisa kita tanggulangi bersama. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi tempat aman untuk tumbuh,” kata dia.

Ia pun mengingatkan para guru dan orang tua agar lebih peduli. Dengan penguatan peran TPPK di sekolah ini juga, Pemkot Tangsel berharap tidak ada lagi anak yang merasa takut datang ke sekolah, karena di sana mereka merasa aman dan dilindungi.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

PROPERTI
Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Ikut Semarakkan HUT ke-81 RI, Paramount Gading Serpong Gelar Festival Kemerdekaan Sebulan Penuh

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:44

Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill