Connect With Us

Razia Kendaraan Overload di Tangsel, Pilar Klaim Pelanggaran Menurun

Yanto | Rabu, 30 Juli 2025 | 12:35

Pemkot Tangsel merazia angkutan barang yang melanggar batas muatan atau overload, di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Setu, kecamatan Cisauk. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menggelar razia rutin terhadap kendaraan angkutan barang yang melanggar batas muatan atau overload, di Jalan Raya Serpong, Kelurahan Setu, kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan (Tangsel).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian, serta personel TNI, dan dilaksanakan sejak pukul 10.00 WIB, hingga 17.00 WIB di beberapa titik yang menjadi jalur padat logistik.

Razia ini dilakukan sebagai bentuk penegakan Peraturan Pemerintah Tahun 2018 yang mengatur tentang batas maksimal kendaraan angkut. 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan bahwa pelanggaran seperti kelebihan muatan sering kali menjadi penyebab kerusakan jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

"Pagi ini jam 11, saya lihat kendaraan besar yang overload. Kita mengikuti peraturan tahun 2018, kendaraan besar yang melebihi batas maksimal akan kita tindak," tegas Pilar.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa razia seperti ini sudah digelar sebanyak 17 kali sepanjang tahun 2025, dan hasilnya cukup menggembirakan. 

Menurutnya, angka pelanggaran mulai menurun seiring gencarnya upaya sosialisasi dan tindakan tegas yang dilakukan pemerintah.

"Agenda ini kita lakukan secara rutin, sudah 17 kali diadakan tahun ini dan insyaallah kita adakan secara rutin dengan pihak-pihak terkait seperti kejaksaan, kepolisian, dan TNI," jelas Pilar.

Tak hanya itu, Pilar juga menyampaikan bahwa dari total razia yang dilakukan, sebanyak 7 kali di antaranya menunjukkan tren penurunan jumlah pelanggaran secara signifikan.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan perusahaan logistik untuk tidak abai terhadap aturan.

"Sudah tujuh kali kita adakan dan alhamdulillah sudah ada penurunan. Sekali lagi kita imbau kepada perusahaan logistik untuk tidak melakukan pelanggaran. Kalau masih ada pelanggaran, maka akan kita tindak tegas," tutup Pilar.

KAB. TANGERANG
Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Merdeka Stunting 2026, Pegadaian Gelar Pemeriksaan USG Gratis untuk Ibu Hamil di Tigaraksa

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:17

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Banten menggelar gerakan “Merdeka Stunting 2026” di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis 20 Agustus 2026.

NASIONAL
PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

PLN Targetkan Kapasitas Panas Bumi 7,9 GW pada 2033, Indonesia Dibidik Jadi Terbesar Dunia

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:44

PT PLN (Persero) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang energi panas bumi atau geotermal nasional dari 2,8 gigawatt (GW) saat ini menjadi 7,9 GW pada 2033.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill