Connect With Us

Balita Tewas Dianiaya Orang Tua di Ciputat, Polisi Temukan Luka Kekerasan Benda Tumpul

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 Agustus 2025 | 20:15

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang saat konferensi pers kasus kekerasan terhadap balita hingga tewas, Jumat 8 Agustus 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Balita 4 tahun berinisial MA, dibanting hingga tewas oleh ayah kandungnya hingga tewas di Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Usai kematian korban, pada Jumat 25 Juli 2025, Kepolisian mengungkap bahwa korban sudah enam kali mendapat penyiksaan dari orang tuanya berinisial AAY, 26, dan FT, 25, 

“Setelah penyelidikan dan autopsi jenazah, ditemukan bekas luka lama dan baru di tubuh korban. Ini bukan kejadian sekali, tapi berulang,” ujar AKBP Victor Inkiriwang, Kapolres Tangsel dalam konferensi pers, Jumat 8 Agustus 2025.

Masih dikatakan Victor, dari hasil pemeriksaan autopsi nomor: 0064/VII/2025/NL, tanggal 26 Juli 2025, yang dikeluarkan oleh RS bhayangkari TK. l Pisdokkes Polri ditemukan kekerasan benda tumpul.

"Kami menemukan memar bagian perut, serta robekan tirai penggantung usus, memar dan pembengkakan pada kepala disertai resapan darah pada kulit kepala bagian dalam. Ada memar pada wajah dada dan empat anggota gerak, serta luka lecet pada bagian punggung, tungkai bagian bawah akibat benda tumpul," ujarnya.

Adapun motif orang tua korban berinisial AAY, 26, dan FT, 25, melakukan kekerasan karena karena puteranya sering berkata kasar.

Puncaknya, korban dibanting oleh AAY saat sedang berada di toko apotek tempat FT bekerja, hingga muntah darah dan akhirnya tewas di rumah sakit.

"Korban ngomong seperti 'mati aja lu babi' kepada ibunya. Selanjutnya, AAY yang mendengar langsung melakukan kekerasan, korban dibanting ke dalam kardus kulkas," jelas Kapolres.

Kini kedua orang tua korban telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan terhadap anak di bawa umur dan dijerat pasal berlapis.

"Statusnya sudah jadi tersangka dan sementara kita amankan satu orang tua di Polres, kemudian juga terus akan kita kembangkan sejauh mana yang sudah mereka lakukan terhadap anak tersebut," katanya.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

TEKNO
Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Telkomsel Hadirkan Paket Kuota 42 GB dan Jaringan 5G untuk Jemaah Haji 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:16

Menyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill