Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ihsan, memastikan proses penataan dan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Serpong berjalan lancar dan kondusif.
Persiapan relokasi, termasuk sosialisasi oleh kelurahan dan tokoh masyarakat, telah dilakukan sejak tiga bulan lalu.
"Persiapan penataan relokasi PKL di kawasan Pasar Serpong sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Sosialisasi juga sudah dilakukan oleh kelurahan dan tokoh masyarakat. Alhamdulillah, suasananya kondusif,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi, pada Kamis 16 Oktober 2025.
Pilar menegaskan bahwa penertiban ini menggunakan pendekatan humanis dan swadaya, dengan jaminan tidak ada satu pun pedagang kecil yang dikorbankan.
Seluruh PKL akan direlokasi ke dalam area Pasar Serpong yang telah disiapkan oleh Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).
“Prinsipnya tidak boleh ada satu pun pedagang yang kehilangan tempat berjualan. Semua akan ditata di dalam Pasar Serpong,” tegas Pilar.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memberikan keringanan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) selama tiga bulan pertama kepada para pedagang. Hal ini bertujuan agar pedagang dapat beradaptasi dan memulai usahanya di lokasi yang baru tanpa terbebani biaya di awal.
Selain penataan PKL, Pilar juga mengumumkan bahwa area parkir liar di sepanjang Jalan Raya Serpong akan ikut ditertibkan.
Pilar menambahkan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan akan menyiagakan personel selama 24 jam penuh untuk menjaga ketertiban area tersebut pasca-penertiban.
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMemulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews