Connect With Us

Pilar Tegur Camat Pondok Aren yang Pergi ke Bandung saat Agenda Rapat Darurat Sampah Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 16 Januari 2026 | 12:14

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ihsan. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegur Camat Pondok Aren Hendra yang tidak hadir dalam rapat koordinasi penanganan sampah di tengah kondisi darurat sampah yang sedang dihadapi Tangsel. 

Pilar menilai ketidakhadiran camat tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan langkah cepat dari aparatur wilayah.

“Kita baiknya berfokus dulu kepada masalah penanganan sampah. Karena apa? Masyarakat di Pondok Aren sangat membutuhkan langkah-langkah strategis. Langkah-langkah bijak daripada pemerintah daerah, yaitu kewilayahan,” ujar Pilar dikutip dari Kompas, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurut Pilar, Camat Hendra bersama para lurah di wilayah Pondok Aren sebenarnya telah memiliki rencana kegiatan ke Bandung yang disusun jauh hari. 

Namun, rencana tersebut tidak disampaikan ketika rapat koordinasi penanganan sampah dijadwalkan dan tidak ada permohonan izin kepada pimpinan yang memimpin rapat.

“Sebetulnya mereka sudah merencanakan dari sebelumnya. Cuma tidak disampaikan bahwa mereka mau mengadakan itu,” kata Pilar.

Ketidakhadiran camat membuat rapat tersebut hanya dihadiri oleh sekretaris lurah dan staf kecamatan. 

Pilar menilai kondisi itu kurang ideal karena rapat bertujuan memastikan kebijakan dan arahan penanganan sampah dapat tersampaikan secara utuh hingga ke tingkat kelurahan.

“Pesan dari kami dan dari DLH sudah disampaikan. Terkait masalah penanganan sampah sampai tingkat bawah,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memberikan peringatan langsung kepada Camat Pondok Aren. 

Pilar menegaskan, penanganan sampah harus menjadi prioritas utama aparatur, terutama ketika masyarakat merasakan langsung dampak penumpukan sampah.

“Saya memberikan peringatan kepada teman-teman camat dan lurah untuk melihat situasi lah. Kita sedang dalam kondisi krisis sampah,” ucapnya.

Sebelumnya, ketidakhadiran Camat Pondok Aren dalam rapat koordinasi penanganan sampah pada Jumat, 9 Januari 2026 ramai diperbincangkan di media sosial. 

Isu tersebut disertai dugaan bahwa Hendra pergi berlibur ke Bandung bersama sejumlah lurah.

Hendra membenarkan bahwa pada hari tersebut dirinya berada di Bandung mengikuti kegiatan bersama para lurah. 

Namun, ia menjelaskan agenda itu telah direncanakan sejak lama, jauh sebelum adanya undangan rapat dari Pemkot Tangsel.

“Itu agenda sudah lama. Mereka, lurah-lurah sudah patungan, sudah dibayarin apa-apanya, masa saya enggak ikut, enggak enak juga,” ujar Hendra dalam pernyataannya, Selasa, 13 Januari 2026.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill