Connect With Us

Banjir Rendam 21 Titik di Tangsel, Pemkot Janji Percepat Solusi Permanen

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 8 April 2026 | 11:28

Petugas BPBD melakukan evakuasi titik banjir di Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu, 5 April 2026. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com- Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir memicu banjir di puluhan titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 21 lokasi terdampak banjir pada Minggu, 5 April 2026.

Titik banjir tersebar di sejumlah kawasan, mulai dari Pamulang, Ciputat, Serpong, hingga Setu. Genangan dan luapan air disebut terjadi akibat meluapnya kali serta sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak. 

Permintaan maaf itu disampaikan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin.

“Atas nama Bapak Wali Kota dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat. Kami sangat menyadari betapa berat beban yang dirasakan warga saat rumah dan akses jalannya terendam. Kejadian ini menjadi perhatian penuh kami, dan kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang sangat mengganggu produktivitas warga ini," ujar dia dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Pemkot Tangsel memastikan seluruh jajaran telah dikerahkan ke lapangan untuk menangani dampak yang ditimbulkan.

Fokus utama saat ini diarahkan pada evakuasi warga terdampak serta penyaluran bantuan logistik di titik-titik pengungsian.

“Bapak Wali Kota telah menginstruksikan seluruh jajaran OPD teknis, terutama DSDABMBK dan BPBD, untuk bekerja tanpa henti di lapangan. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan air segera surut dan logistik di posko-posko pengungsian tersalurkan dengan baik. Kami pastikan pemerintah tidak tinggal diam dan hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah ini," tegasnya.

Terkait langkah ke depannya, Pemkot Tangsel akan menggalakkan infrastruktur penanggulangan. 

“Tidak hanya soal normalisasi drainase dan pengerukan tandon secara masif, tetapi juga percepatan pembangunan tanggul permanen di pemukiman yang berbatasan langsung dengan sungai agar warga tidak lagi merasa was-was setiap hujan turun," jelasnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan evaluasi teknis dan pemetaan penyebab banjir secara lebih rinci sekaligus merumuskan solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang saat cuaca ekstrem melanda.

“Kami memohon doa dan kerja sama dari seluruh masyarakat, serta mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui call center 112 jika membutuhkan bantuan segera," pungkas dia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TANGSEL
Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Diam-diam Menderita Diabetes, Dokter Imbau 8 Kelompok Ini Perlu Rutin Cek Gula Darah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:11

Merasa sehat bukan berarti kadar gula darah dalam tubuh berada dalam kondisi normal. Diabetes melitus dapat berkembang perlahan tanpa menimbulkan keluhan sehingga sering kali diabaikan.

SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill