Connect With Us

Sadis! Anak Kandung di Pamulang Hantam Ibu Pakai Setrika hingga Tewas, Pura-pura Minta Tolong RT

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 25 Mei 2026 | 12:59

Aparat Polsek Pamulang mengamankan barnag bukti kasus penganiayaan seorang ibu hingga tewas yang dilakukan anak kandung, di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Seorang pria berinisial I, 36, tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, K, 64, secara bertubi-tubi hingga tewas di rumahnya pada Selasa, 19 Mei 2026, pagi.

Kasus ini berhasil diungkap oleh Polsek Pamulang bersama Polres Tangerang Selatan setelah polisi mengendus kejanggalan pada luka di tubuh korban.

 

Pelaku Sempat Pura-pura Minta Tolong

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan peristiwa berdarah ini terendus sekitar pukul 09.30 WIB ketika Bhabinkamtibmas menerima laporan adanya lansia yang meninggal dunia dengan kondisi mencurigakan.

Saat polisi tiba di TKP, pelaku I sempat berupaya mengelak dan tidak mengakui perbuatannya. Untuk menutupi aksi bejatnya, pelaku bahkan sempat berpura-pura panik.

Usai menganiaya sang ibu, I keluar rumah menemui temannya dan melapor ke Ketua RT setempat, dengan dalih ibunya dalam kondisi kritis dan membutuhkan pertolongan. Namun, polisi menemukan bukti yang janggal saat olah TKP.

"Keterangan yang disampaikan (pelaku) tidak bersesuaian dengan fakta di lapangan, hasil olah TKP Tim Inafis, maupun keterangan para saksi. Setelah interogasi intensif, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya," ungkap AKP Galuh.

 

Kronologi Penganiayaan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi keji tersebut dilakukan pelaku saat sang ibu sedang tertidur lelap di dalam kamarnya.

Pelaku tiba-tiba menarik kaki korban hingga terbangun dari tidurnya. Kemudian pelaku langsung melayangkan pukulan bertubi-tubi dengan tangan kosong ke arah kepala dan tubuh hingga korban terjatuh dari tempat tidur.

Saat korban tak berdaya di lantai, pelaku menendang serta menginjak dada ibu kandungnya tersebut.

"Lalu pelaku mengambil setrika pakaian lalu menghantamkannya ke bagian kepala dan tubuh korban berulang kali hingga korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia," ujar AKP Galuh.

Saat ini, pelaku I telah mendekam di sel tahanan Polsek Pamulang untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan/atau penganiayaan berat yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Atas kejadian ini, Polres Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melapor melalui layanan darurat Kepolisian 110 jika melihat adanya potensi tindak pidana.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TANGSEL
Sadis! Anak Kandung di Pamulang Hantam Ibu Pakai Setrika hingga Tewas, Pura-pura Minta Tolong RT

Sadis! Anak Kandung di Pamulang Hantam Ibu Pakai Setrika hingga Tewas, Pura-pura Minta Tolong RT

Senin, 25 Mei 2026 | 12:59

Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

SPORT
Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Senin, 25 Mei 2026 | 11:26

Persita Tangerang menutup musim BRI Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan usai kalah 1-3 dari Persis Solo di Banten International Stadium, Sabtu, 23 Mei 2026.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill