Connect With Us

Banjir di Tangsel akibat Tata Kota yang Buruk

| Selasa, 24 April 2012 | 12:50

Airin Rachmi Diany, saat berkampanye di lapangan Jombang, Ciputat, Tangsel. (tangerangnews / deddy)

TANGERANG-Banjir di Kota Tangsel yang beberapa waktu lalu terjadi selain karena intensitas hujan yang deras  mengguyur wilayah tersebut juga diduga karena penataan kota yang buruk. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya sudah memanggil dinas terkait untuk melakukan kajian penyebab banjir.

"Karena kami sangat mengerti, banjir kemarin telah membuat warga resah. Khususnya di Tol BSD, Jalan Aria Putra dan Ciater," katanya, Selasa (24/04/2012).



Dirinya, kata dia, mengakui banjir diduga karena buruknya penataan kota, luapan sungai kali pesanggrahan dan jebolnya tanggul yang menahan debit air menyebabkan banjir. "Kami  masih terus melakukan kajian. Kami juga menghimbau agar masyarakat menjaga lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan. Ini akan mencegah lebih parah terjadinya banjir," terangnya. (MUMS)
AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill