Connect With Us

Razia Miras di Serpong, Kelompok Massa Hadang Satpol PP

| Minggu, 15 Juli 2012 | 19:48

Minuman Keras (Tangerangnews / rangga)



TANGERANG
-Sekelompok oknum pemuda berpakaian hitam menghadang rombongan Satpol PP Kota Tangsel, Sabtu (14/7) dini hari. Alhasil kegiatan Skpd penegak Perda dalam merazia tempat hiburan malam itu kandas. Diduga, mereka preman bayaran dari pengelola hiburan malam disekitar Alang-alang, Buaran, Serpong .
 
Kendati tidak terjadi bentrokan dan hanya bersitegang karena salah satu personel Satpol PP Kota Tangsel, Edi Susanto sempat mendapat tentangan dari sekelompok pemuda di tempat hiburan tersebut.
 
"Saya sempat ditantang berantem. Ayo kita duel buka baju. Saya tantang lagi, kan saya menjalankan instruksi pimpinan," kata Edi, menirukan dialog perdebatan dengan centeng tersebut.

    Edi menjelaskan, hasil pemeriksaan petugas gabungan diketahui tempat tersebut telah melanggar administrasi kegiatan usaha. Mulai dari perizinan usaha dan surat keterangan jumlah tenaga kerja dan lain sebagainya sudah kedaluwarsa.
 
 "Padahal, itu tempat, tak punya surat izin. Kalau pun ada juga dulu, waktu masih bergabung dengan Kabupaten Tangerang," terang Edi.

    Razia Satpol PP tersebut, dilakukan dalam rangkaian menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap umat muslim yang sebentar lagi bakal melaksanakan ibadah puasa. Dari hasil razia petugas, terjaring 15 perempuan yang diduga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

    Jumlah ini disebabkan, operasi penertiban terhadap wanita malam di tempat-tempat hiburan tak membuahkan hasil. Karena, dari beberapa titik lokasi yang biasanya kerap ramai oleh hingar-bingar musik malam itu sunyi senyap.
 
Petugas menyisir tempat-tempat terpencil yang menjadi lokasi hiburan. Namun, tak satu pun pekerja seks komersil ditemukan. (DRA)

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

BANTEN
Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Aktivis Virdian Aurellio Beberkan Carut Marut Banten: Dari Dinasti Politik, Korupsi hingga Infrastruktur Buruk

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:00

Aktivis sekaligus konten kreator muda, Virdian Aurellio menyoroti berbagai persoalan yang melanda Provinsi Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill