Connect With Us

Pasca Bentrok Mahasiswa Vs Polisi, Perkuliahan di Unpam Terganggu

| Jumat, 19 Oktober 2012 | 11:42

Mahasiswa Unpam bentrok dengan polisi. (tangerangnews / ferdi)


TANGERANG
–Pasca bentrok antara antara mahasiswa Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan dengan polisi Jumat (19/10) pagi, suasana kampus nampak sepi. Gerbang pun ditutup, dan hanya ada penjagaan beberapa satpam kampus.

Pantauan di lokasi, sejumlah mahasiswa nampak hanya lalu lalang, sambil dibukakan gerbang kampus oleh satpam. "Saya juga enggak tahu kalau libur. Jauh-jauh ke sini dari rumah, gerbang ditutup," keluh Santi, salah satu mahasiswi Universitas Pamulang.

Kekecewaan juga dirasakan Seno, mahasiswa ini terpaksa pulang lagi lantaran kuliahan tak jelas. "Kata orang yang jaga sih libur. Tapi belum ada pemberitahuan dari kampus. Yah, balik lagi aja lagi. Mau kuliah enggak jadi gara-gara kemarin (bentrok mahasiswa vs polisi)," imbuhnya.

Satpam kampus mengatakan, sejak pagi banyak mahasiswa yang datang. Namun, dia sendiri tak tahu soal libur atau masuknya perkuliahan kampus pasca bentrok. "Paling dosen, sama pegawai fakultas saja yang masuk. Mahasiswa banyak yang pulang lagi," jelas satpam Udin.

Informasi dari pihak rektorat, mereka sengaja menon-aktifkan perkuliahan sementara waktu. Sebab, akan dilangsungkan rekonsiliasi dan upaya pemulihan pasca bentrok antara pihak rektorat, kepolisian, DPRD Tangsel, Wali Kota Tangsel, Dandim 05/06, Kajari Tigaraksa, Ketua MUI, Rektor Universitas Pamulang, Yayasan Universitas Pamulang, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Camat Pamulang dan pihak RSU Kota Tangsel.

Pertemuan akan digelar di Rumah Makan Ayam Mbok Berek Jalal Raya Siliwangi, Pamulang, pada Jumat, 19 Oktober 2012, mulai Pukul 13.00 WIB. Hal ini dilakukan rektorat pemulihan situasi dan rehabilitasi dalam aksi demonstrasi dari kelompok mahasiswa, Kamis (18/10) kemarin.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill