Connect With Us

Gizi Buruk Masih Jadi Soal di Tangsel

| Rabu, 27 Februari 2013 | 21:09

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang M Epid. (tangerangnews / dira)

TANGERANG –Penderita gizi buruk masih menjadi kendala di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dinas Kesehatan Kota Tangsel mencatat hingga Januari 2013,  masih ada 25 orang yang menderita gizi buruk. Umumnya penderitanya berusia sekitar 2-3 tahun.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Dadang M Epid menerangkan,  pihaknya sebenarnya sudah berupaya keras memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat secara berkala.  Namun, ke-25 orang tersebut umumnya penderita gizi buruk dari lahir.
 
 
”Gizi buruk itu ada dua kategori.pertama  gizi buruk murni dan kedua gizi buruk dengan penyakit penyerta,” kata Dadang, Rabu (27/2).
 
Yang mendominasi di Kota Tangsel kebanyakan gizi buruk murni. Mengingat, tidak hanya soal kekurangan gizi yang harus ditangani namun juga penyakit penyerta yang diderita si pasien.
 
“Misalnya, korban gizi buruk mengalami hydrosepalus, pencernaan buruk hingga tubercolosis. Cukup sulit penangananya,” jelasnya.
 
Ditambahkan Dadang, sejauh ini, sudah ada program jaminan kesehatan yang bisa digunakan penderita gizi buruk. Pertama melalui Jamkesmas, lainnya melalui pengobatan gratis dari Pemkot Tangsel.
 
“Kami sadari, mayoritas penderita gizi buruk berdasar data kependudukan, bukanlah warga Tangsel. Namun, warga urban yang menetap di Tangsel, dan tidak memiliki KTP Tangsel. Akan tetapi semuanya tetap kami tangani,” tutupnya.
 
 
TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill