Connect With Us

Dinas Pendidikan Tangsel Sejahterakan Siswa Miskin

| Rabu, 6 Maret 2013 | 18:45

Dinas Pendidikan Kota Tangsel. (tangerangnews / dens)

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan menggelontorkan bea siswa untuk siswa/wi miskin (BSM) pada tahun 2013 ini.  Upaya itu dilakukan untuk mensejahterakan siswa/wi yang miskin.

 Hal itu dilakukan sebagai upaya agar Dinas Pendidikan tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga membantu kesejahteraan siswa/siswi-nya.

Ada pun jumlah siswa yang dibantu masing-masing untuk SD Negeri/MI Negeri sebanyak 3.000 orang. Sedangkan untuk SMP/MTSN sebanyak 3.013 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Mathodah mengatakan, sesungguhnya upaya pemerintah daerah dalam membantu setiap anak didik dengan menggelontorkan anggaran sudah dilakukan secara maksimal. Tahun 2013 ini bahkan pihaknya telah menaikan anggaran untuk membantu siswa/wi yang tergolong miskin dari sekitar Rp5 miliar menjadi Rp7 miliar.

“Jumlah penerimanya ditambah, karena program bantuan kesejahteraan seperti ini berhasil. Ini naik bukan berarti jumlah warga miskin di Kota Tangsel naik ya, tetapi karena kami ingin mensejahterakan,” ujar Mathodah, Rabu (6/3).
 
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Tangsel Kuswanda mengatakan, maksud dari tujuan program BSM itu berguna untuk membantuu keperluan siswa yang secara ekonomi kurang.

“Jadi para siswa/siswi yang mendapat bantuan BSM ini bisa mempergunakannya untuk keperluan pembelajaran, seperti beli buku diluar buku sekolah, baju dan keperluan yang berkaitan dengan pendidikan lainnya, yang jelas untuk keperluan dirinya belajar,” terangnya.

Tahun 2013 ini, Dinas Pendidikan fokus dalam meningkatkan mutu pembelajaran, karenanya Dinas Pendidikan sudah tidak lagi berkaitan dengan pembangunan fisik sekolah. Pasalnya, Dinas Pendidikan telah menyerahkan pembangunan fisik kepada Dinas Tata Kota.

“Ya kita concern pada mutu pembelajaran, baik mutu siswa, guru maupun kesejahteraan siswa serta kesejahteraan pendidik maupun tenaga pendidik,” jelasnya. BSM menurut Kuswanda berbeda dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat dan BOSDA. “Itu diluar BOS pusat dan BOS daerah,” tutupnya. (ADV)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill