Connect With Us

Pertama di Indonesia, BPPT Luncurkan Lab Uji Modul Panel Surya di Puspitek Serpong

Yudi Adiyatna | Rabu, 9 Januari 2019 | 15:18

Pengujian kualitas modul panel tenaga surya atau Photovoltaic (PV) di gedung B2TKE-BPPT, Kawasan Puspitek, Kota Tangsel, pada Rabu (9/1/2019). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)

 

TANGERANGNEWS.com-Melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE),  Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah resmi membuka pelayanan teknis untuk pengujian kualitas modul panel tenaga surya atau Photovoltaic (PV) di gedung B2TKE-BPPT, Kawasan Puspitek, Kota Tangsel, pada Rabu (9/1/2019).

Laboratorium Uji Kualitas Modul PV ini merujuk pada standard SNI IEC 61215:2016, yang merupakan hasil adopsi identik dari standar Internasional IEC 61215:2016. 

Pengujian kualitas modul panel tenaga surya atau Photovoltaic (PV) di gedung B2TKE-BPPT, Kawasan Puspitek, Kota Tangsel, pada Rabu (9/1/2019).

Kepala B2TKE-BPPT,  MM Sarinanto mengatakan bahwa Lab Uji Kualitas Modul PV ini adalah yang pertama di Indonesia. 

"Untuk menjamin kualitas PLTS yang terpasang di Indonesia, perlu dilakukan pengujian terhadap komponen sistem PLTS, utamanya adalah modul surya atau PV. Pengujian modul PV ini sudah merupakan kewajiban standar di pasar internasional," jelas Sarinanto. 

Ia menambahkan bahwa adanya Laboratorium ini juga diperuntukkan untuk mendukung Kebijakan Energi Nasional, yakni menargetka adanya peningkatan bauran Energi Terbarukan dari 5% pada 2015 menjadi 23% sampai tahun 2025. 

Pengujian kualitas modul panel tenaga surya atau Photovoltaic (PV) di gedung B2TKE-BPPT, Kawasan Puspitek, Kota Tangsel, pada Rabu (9/1/2019).

"Dengan adanya laboratorium pengujian modul PV BPPT ini, akan memberikan nilai tambah bukan hanya untuk BPPT tetapi juga akan berdampak secara nasional bagi seluruh pemangku kepentingan yang bergerak di bidang PLTS, terutama industri, khususnya produsen modul PV," jelasnya. 

Sarinanto juga menjelaskan bahwa Laboratorium ini menyediakan fasilitas yang terlengkap. Terlebih pemakaian teknologi panel surya ini kian marak di Indonesia. 

"Untuk itulah, Laboratorium ini dapat dijadikan rujukan nasional bagi industri modul surya, sehingga akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas modul surya dalam negeri, serta mengefisienkan biaya produksi," jelas Sarinanto.(RAZ/HRU)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TEKNO
Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Wajib Tahu! 8 Fitur Aplikasi yang Bikin Trading Jadi Lebih Mudah dan Efisien

Senin, 26 Januari 2026 | 19:23

Trader kini semakin mengutamakan aplikasi trading yang praktis dan serba terintegrasi. Simak fitur-fitur yang mendukung analisa, efisiensi, dan kenyamanan trading modern.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill