Connect With Us

Facebook Bakal Mirip TikTok Gaet Remaja, Ini Fiturnya

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:20

Ilustrasi Facebook. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Facebook bakal menampilkan fitur menarik sebagai upaya menggaet pengguna terutama kalangan remaja. Fitur yang dihadirkan mirip dengan yang digunakan TikTok.

Seperti diketahui, Facebook pada medio 2000-an dianggap keren karena menjadi pintu awal masuknya banyak khalayak ke media sosial, terutama remaja.

Kini Facebook, yang sudah mengakuisisi Instagram pada 2012, malah ditinggal remaja. Sebabnya adalah keberadaan TikTok yang menawarkan sesuatu tidak dimiliki Facebook.

Facebook pun bakal menambahkan fitur News Feed yang sebelumnya berisi tentang teman dan keluarga, menjadi menunjukkan konten hiburan dari orang-orang berdasarkan algoritma dan rekomendasi Artificial Intelligence (AI).

Cara itu menyerupai umpan For Yor Page (FYP) besutan TikTok. Dorongan 'Discovery Engine' baru ini adalah siasat menjadi lebih seperti TikTok, untuk menggaet perhatian generasi muda ke Facebook.

Instagram dan Facebook akan menampilkan lebih banyak posting dari akun yang tidak diikuti pengguna.

Hal itu sesuai dengan arahan CEO Meta Mark Zuckerberg yang ingin menampilkan "lebih dari dua kali lipat" jumlah konten "yang direkomendasikan" di News Feed pengguna pada tahun depan.

Selama panggilan pendapatan kuartal kedua Meta pada hari Rabu, Zuckerberg mengungkap saat ini sekitar 15 persen konten yang ditampilkan kepada pengguna Facebook di feed mereka direkomendasikan oleh algoritmanya.

"Umpan sosial berubah dari didorong terutama oleh orang dan akun yang Anda ikuti menjadi semakin didorong oleh AI yang merekomendasikan konten yang menurut Anda menarik dari Facebook dan Instagram, bahkan jika Anda tidak mengikuti pembuatnya," kata Zuckerberg dikutip dari CNN Indonesia, Rabu, 24 Agustus 2022. 

Namun Zuckerberg mengeklaim jumlah ini akan meningkat menjadi lebih dari 30 persen pada akhir 2023.

"Ketika AI kami menemukan konten tambahan yang menurut orang menarik, yang meningkatkan keterlibatan dan kualitas umpan kami," lanjutnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill