Connect With Us

Bareskrim Bongkar Sindikat SMS Blast E-Tilang Palsu, Kejar Pelaku Sampai Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 Januari 2026 | 22:00

Ilustrasi kejahatan siber phishing modus SMS e-tilang palsu. (Gemini AI / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan siber berskala besar yang mencatut institusi Kejaksaan Agung.

Sindikat ini menguras kantong masyarakat dengan modus SMS Blast Phishing yang menyamar sebagai notifikasi resmi e-tilang.

Komplotan ini bekerja secara rapi dengan menyebarkan pesan singkat (SMS) secara masif kepada nomor acak. Pesan tersebut berisi tautan (link) yang mengarahkan korban ke situs web e-tilang palsu.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa situs tersebut dirancang sedemikian rupa agar terlihat identik dengan laman resmi pemerintah.

Begitu korban mengeklik dan mengikuti instruksi di laman tersebut, data pribadi hingga akses finansial mereka berada dalam genggaman pelaku.

"Awalnya ditemukan 11 link phishing, namun setelah dikembangkan, ternyata ada 135 link phishing dan belasan nomor telepon internasional yang digunakan untuk menjaring korban di berbagai wilayah," ujar Jenderal Sigit dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin 26 Januari 2026, lalu.

 

Pengejaran hingga ke Banten

Pengungkapan ini bermula dari laporan Kejaksaan Agung pada Desember 2025. Tim Siber Polri kemudian melakukan pelacakan digital yang membawa mereka pada temuan kasus serupa di Palu, Sulawesi Tengah.

Tak butuh waktu lama, tim penyidik langsung melakukan pengejaran fisik secara maraton. Perburuan jejak digital ini mengarah ke dua titik utama di Pulau Jawa, yakni Jawa Tengah dan Banten. Di lokasi-lokasi inilah, polisi berhasil meringkus para pelaku yang memiliki peran spesifik.

Dalam operasi penggerebekan tersebut, polisi menetapkan 3 orang sebagai tersangka. Peran mereka mulai dari operator mesin SMS Blast hingga penyedia ribuan kartu SIM.

Sejumlah barang bukti teknis yang disita memperlihatkan betapa masifnya operasi mereka yakni puluhan perangkat SIM Box (alat pengirim SMS massal), ratusan kartu SIM dari berbagai operator seluler, perangkat komputer dan ponsel pintar, buku rekening bank yang digunakan untuk menampung hasil kejahatan.

"Saat ini kami telah mengamankan 3 tersangka dan kasus ini terus kami kembangkan untuk menyasar jaringan yang lebih luas," tegas Kapolri.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap pesan singkat yang meminta akses ke tautan tertentu, terutama yang mengatasnamakan instansi pemerintah namun menggunakan nomor yang tidak resmi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill