Connect With Us

Saipul Jamil: Saya Bukan Artis Murahan!

| Jumat, 14 Agustus 2009 | 11:23

TANGERANGNEWS- Elissa, seorang penyanyi baru terkejut dan kecewa saat memberikan uang ratusan juta rupiah kepada Saipul Jamil. Janji menjadi terkenal hanya tinggal mimpi. Ipul pun beralasan kalau dia bukan artis murahan sehingga dana promosi yang dibutuhkan pun tak sedikit. "Jangan maunya aja dong ngedompleng gratisan. Kalau pakai Saipul Jamil itu nggak murahan lho, pasti hasilnya tokcer. Karena saya memang bukan artis murahan," jelas Ipul saat dihubungi, Kamis (13/8) malam. Ipul merasa tidak pernah melakukan pemerasan kepada Elissa. Semua perjanjian dan uang yang dibutuhkan sudah disepakati kedua belah pihak. "Jangan fitnah gitu dong, itu kan namanya pencemaran nama baik," imbuhnya santai. Ipul juga membantah dirinya merancang sebuah skenario gosip nikah siri agar bisa ditayangkan di infotainment. "Bukan aku yah yang minta, dia yang minta settingan. Masa artis sekaliber aku mau didompleng sama pendatang baru. Harusnya dia ngaca dong," cetusnya. Elissa mengancam Ipul akan melaporkan ke polisi jika mantan suami Dewi Persik itu tidak mengembalikan uang ratusan juta rupiah. Ipul mengaku tak gentar dengan ancaman tersebut.(dtk)
NASIONAL
Ini Penampakan Logo HUT Ke-81 RI, Menang Voting 44 Persen dari 68 Ribu Suara

Ini Penampakan Logo HUT Ke-81 RI, Menang Voting 44 Persen dari 68 Ribu Suara

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:23

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang akan digunakan pada seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan tahun 2026.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Bareskrim Sita 18 Ton Sianida Ilegal, Dievakuasi ke Pergudangan Kosambi Agar Tak Racuni Warga

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:37

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Ditpideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan kakap peredaran zat kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau sianida ilegal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill