Connect With Us

Saipul Jamil: Saya Bukan Artis Murahan!

| Jumat, 14 Agustus 2009 | 11:23

TANGERANGNEWS- Elissa, seorang penyanyi baru terkejut dan kecewa saat memberikan uang ratusan juta rupiah kepada Saipul Jamil. Janji menjadi terkenal hanya tinggal mimpi. Ipul pun beralasan kalau dia bukan artis murahan sehingga dana promosi yang dibutuhkan pun tak sedikit. "Jangan maunya aja dong ngedompleng gratisan. Kalau pakai Saipul Jamil itu nggak murahan lho, pasti hasilnya tokcer. Karena saya memang bukan artis murahan," jelas Ipul saat dihubungi, Kamis (13/8) malam. Ipul merasa tidak pernah melakukan pemerasan kepada Elissa. Semua perjanjian dan uang yang dibutuhkan sudah disepakati kedua belah pihak. "Jangan fitnah gitu dong, itu kan namanya pencemaran nama baik," imbuhnya santai. Ipul juga membantah dirinya merancang sebuah skenario gosip nikah siri agar bisa ditayangkan di infotainment. "Bukan aku yah yang minta, dia yang minta settingan. Masa artis sekaliber aku mau didompleng sama pendatang baru. Harusnya dia ngaca dong," cetusnya. Elissa mengancam Ipul akan melaporkan ke polisi jika mantan suami Dewi Persik itu tidak mengembalikan uang ratusan juta rupiah. Ipul mengaku tak gentar dengan ancaman tersebut.(dtk)
BANTEN
Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill