Connect With Us

Kenapa Masakan Sunda Selalu Bikin Ketagihan?

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 14 Mei 2016 | 10:00

Ayam Goreng Ciganea. (@TangerangNews / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG—Masakan khas Sunda punya penggemarnya sendiri. Ini dibuktikan dengan hadirnya restoran khas Sunda di mana-mana. Apa sebenarnya yang membuat masakan khas Sunda begitu menarik?

Jawabannya adalah sambal. Ya, hampir di semua masakan olahan khas Sunda kita akan menemukan cabai, bawang merah, dan bawang putih. Sambal tidak bisa dipisahkan dari kuliner Sunda.

Bahkan, masakan yang tidak mempergunakan bumbu, seperti ikan bakar, karedok, ataupun lalapan disajikan berdampingan dengan sambal.

Sunda mengenal berbagai macam sambal khas yang kreatif seperti sambal combrang, sambal terasi, sambal cibiuk, sambal kacang, dan sambal goreng ati.

Gurih dan pedasnya cita rasa kuliner Sunda membuat banyak orang terpikat, karena pedasnya yang bikin nagih.

Bukan hanya kreatif membuat sambal, masyarakat Sunda juga kreatif dalam membuat menu-menu masakan yang enak di lidah.

Contohnya adalah tumis genjer yang bahan dasarnya berasal dari tanaman gulma di padi, sayur kadedemes yang terbuat dari kulit singkong, atau sego lengko yang menggunakan siraman minyak sisa penggorengan tahu.

Baca selengkapnya di sini.

BISNIS
Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Perkuat Jaringan Layanan, WOM Finance KC Tigaraksa Pindah ke Lokasi Strategis di Cikupa

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) resmi mengumumkan perpindahan Kantor Cabang (KC) Tangerang 4 Tigaraksa ke lokasi baru yang lebih strategis, demi memberikan pelayanan yang lebih prima dan nyaman bagi nasabah.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill