Connect With Us

Sejarah Museum Sandi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 21 Maret 2018 | 13:00

Museum Sandi Yogyakarta. (Istimewa / Istimewa)


Jadi, museum ini didirikan dengan landasan kerja sama antara Lembaga Sandi Negara bersama Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. Pemrakarsanya adalah Kepala Lembaga Sandi Negara dan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan mendirikan museum ini pada tahun 2006.

Sempat terkendala bencana gempa pada bulan Mei 2006, akhirnya Museum Sandi ini diresmikan pada tahun 2008. Museum ini awalnya bertempat di gedung yang sama dengan Museum Perjuangan, terletak di kawasan Mergangsang.

Barulah pada tahun 2014, museum ini berpindah lokasi ke Kotabaru yang menjadi lokasinya sekarang. Museum Sandi menempati gedung lama tidak terpakai yang merupakan milik AURI. Terdapat 2 lantai di dalam bangunan ini, dan ada 9 ruang display pada museum tersebut.

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill