Connect With Us

1.088.747 Wisatawan Kunjungi Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 19 Februari 2018 | 16:00

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Kota Tangerang telah berganti kulit. Di mana terdahulu Kota yang berada di Provinsi Banten ini kerap dijuluki sebagai Kota Seribu Industri. Tetapi kini disebut sebagai Kota Destinasi Wisata yang layak dikunjungi wisatawan.
 
Saat ini Kota Tangerang memiliki berbagai macam tempat destinasi wisata seperti wisata taman, wisata air, wisata religi, hingga wisata sejarah. Meskipun disamping itu perusahaan industri juga berada di Kota Tangerang.
 
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat bahwa pada tahun 2017, wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Kota Tangerang sangat meningkat secara signifikan.
 
Menurut Kabid Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh, sebanyak 1.088.747 jiwa yang datang dan singgah ke Kota Tangerang hanya untuk berlibur serta menikmati objek wisata. Hal inilah yang menjadi bukti bahwa Kota Tangerang sangat layak dikunjungi.
 
"Tahun lalu target kami ada 350.000 wisatawan. Tapi target ini terlampaui tiga kali lipat. Wisatawan berkunjung biasanya pada bulan Desember karena liburan Nataru (Natal dan Tahun Baru)," ujar Rizal kepada TangerangNews.com, Senin (19/2/2018).

 
Sementara pada tahun 2018 ini, Disbudpar Kota Tangerang menargetkan sebanyak 360.000 wisatawan yang akan datang ke Kota Destinasi Wisata teranyar ini. Tentu ia pun optimis jumlah tersebut pasti melampaui target.
 
Rizal menuturkan, destinasi wisata unggulan yang ada di Kota Tangerang adalah wisata taman dan Kampung Bekelir. Di mana saat ini Kota Tangerang memiliki 28 ruang terbuka hijau berkarakter taman tematik. Apalagi belum lama ini telah diresmikan Taman Burung Perak yang berada di Jalan Mohammad Yamin, Kota Tangerang.
 
Mengenai cara menarik para wisatawan yang berkunjung ke Kota berpenduduk dua juta jiwa ini, kata Rizal, melalui media sosial dengan mempublish seluruh objek wisata kekinian. Serta bersinergi dengan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) dan Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI).
 
"Dengan mengikuti kegiatan pameran pariwisata, nah di sini saya selalu menawarkan Kota Tangerang. Dan intinya dengan media sosial sangat luar biasa, terbukti ada orang asing dari luar negeri datang ke Kampung Bekelir ketika saya tanya mereka mengetahuinya lewat medsos. Bagi saya medsos adalah magnet dan ampuh menarik para wisatawan," tutur Rizal.
 
Terlebih dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bekerjasama dengan ASITA (Association of Indonesian Tours and Travel Agencies). Tentu hal ini dinilai akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
 
Kendati demikian, penginapan pun dipandang sangat vital bagi para wisatawan itu sendiri. Namun jangan khawatir, sebagai tempat istirahat, di Kota Tangerang juga terdapat 51 Hotel berbintang maupun non bintang.
 
"Sudah bisa menampung wisatawan yang datang ke sini," papar Rizal.(RAZ/HRU)
NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill