Wisata Kampung Talas di Jalan Berhias No 5 RT 5/4 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)
Oleh : Aldrien Adi Surono
TANGERANGNEWS.com-Kerjasama antara Pemkot Tangerang dengan Polres Metro Tangerang Kota yang mengubah Kampung Talas yang awalnya kumuh menjadi kampung wisata edukasi yang keren. Hal itu dilakukan pihak Pemkot Tangerang bertujuan untuk mendorong kepedulian masyarakat pada lingkungan.
Kampung Talas yang diresmikan 18 September 2019 oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah itu berlokasi di Jalan Berhias No 5 RT 5/4 Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.
Kampung Talas adalah singkatan dari Kampung Tertib Lalu Lintas. Sesuai dengan namanya saat mengunjungi tempat ini selain bisa berswafoto kita juga akan disuguhkan edukasi tentang ketertiban berlalu lintas dalam bentuk rambu-rambu lalu lintas. Seperti zebra cross, pos polisi, mural, poster dan lainnya.
Selain itu juga terjaganya kebersihan lingkungan di Kampung Talas dengan ditanami bermacam tumbuhan yang dihias dengan barang-barang unik yang terbuat dari daur ulang barang-barang yang sudah tidak terpakai membuat suasana yang menarik.
Ditambah kampung ini juga ramah untuk anak-anak karena dilengkapi dengan fasilitas taman bermain.
Warga Kampung Talas juga berinisiatif untuk membangun perpustakaan mini untuk anak-anak, juga kebun yang ditanami sayuran dan buah-buahan, serta peternakan ikan lele dan kelinci untuk lebih melestarikan lingkungan yang bisa juga dimasuki pengunjung namun ditutup sementara selama pandemi COVID – 19 ini.
Pengunjung masih bisa tetap datang ke Kampung Talas ini dengan menerapkan protokol Kesehatan yang dianjurkan pemerintah.
“Masyarakat di sini cukup disiplin soal kebersihan dan menerapkan protokol Kesehatan 3M (Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Allhamdulillah di sini tidak ada kasus positif COVID-19,” ujar Akbar salah satu warga Kampung Talas.
Kampung ini cocok untuk berswafoto. Selain itu, di sekitar lokasi pengunjung bisa beristirahat sementara di kedai-kedai milik warga yang menjual makanan ringan, kopi dan minuman lainnya.
Hal ini secara langsung juga bisa menambah penghasilan dari warga yang membuka kedai disini.
“Saat pandemi ini pengunjung cukup berkurang dibanding sebelum pandemi sehingga penghasilan mereka yang berjualan otomatis jadi berkurang,” tambah Akbar.
Wisata Kampung Talas layak menjadi salah satu kampung tematik yang kita bisa kunjungi bersama teman, keluarga maupun orang terdekat.
Jika ingin mendapat informasi seputar Kampung Talas bisa menghubungi pengurus Kampung Talas di nomor telepon (+62 813-1450-1445) atau jika ingin melihat kegiatan-kegiatan yang ada di Kampung Talas bisa dilihat di akun media sosialnya (Instagram : @kampungtalas).
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.
Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""