Connect With Us

Ayo, Berkunjung ke Kampung Anggur di Cibodas Tangerang

Redaksi | Kamis, 21 Januari 2021 | 10:51

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021). (@TangerangNews / Neneng)

Oleh  : Neneng, Mahasiswi Jurnalistik UNIS Tangerang.

TANGERANGNEWS.com-Kampung Anggur adalah salah kampung tematik yang berada di Jalan Palem XV no 36, Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Menurut ketua RW Santoso , 45, taman ini dikelola oleh masyarakat RW 03. Alasan dibentuknya Kampung Anggur ini karena masyarakat menyusun cita-cita bersama diawali dengan perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) serta mengikuti program pemerintah.

Akhirnya masyarakat membentuk kampung tematik dengan tujuan untuk menghilangkan tempat-tempat kumuh dan mengubah masyarakat.

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Awal terbentuknya Kampung Anggur ini pada pertengahan bulan November 2018. Kemudian pada 10 Desember 2020 diresmikan oleh wali kota Wali kota, Kapolres, Dandim Tangerang dan kementerian kordinator pembangunan manusia dan kebudayaan (KKPMK). 

Di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini Kampung Anggur hanya menerima kunjungan pada hari Sabtu dan Ninggu saja itupun dibatasi.

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Walaupun terkadang masih ada masyarakat yang berkunjung pada hari Senin-Jumat, Santoso pun tidak melarangnya asalkan tetap melaksanakan  protokol kesehatan seperti 3M (Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dan Memakai Masker).

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga :

Sebelum adanya pandemi COVID-19 Kampung Anggur ini ramai dikunjungi pada saat hari libur dengan menampung kurang lebih sekitar 100 orang pengunjung. 

Namun pada masa pandemi jumlah pengunjung dibatasi hanya sampai 30 orang saja dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Fasilitas yang terdapat di kampung ini terdiri dari kamar mandi, pojok baca, free wifi. Di sini juga bisa mendapatkan edukasi tentang lebah trigona, budidaya anggur dan ikan air tawar.

Hasil dari budi daya kemudian diperjual belikan kepada masyarakat dengan harga jual tergantung pada jenis anggur atau panjang ikannya.

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

Untuk madu dari lebah trigona dengan ukuran 350 ML dijual dengan harga 150.000. Selama pandemi di kampung anggur ini rutin di semprotkan diinsfektan selama 1 bulan dua kali.

Santoso juga mengungkapkan bahwa kampung ini sudah siap dikunjungi selama pandemi.

Suasana Kampung Anggur yang berlokasi di Jalan Palem XV, 36 Uwung Jaya Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (21/1/2021).

"Sebenarnya sudah kita siapkan di masa pandemi ini untuk kunjungan seperti penerapan protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu tubuh sebelum masuk tempat untuk mencuci tangan sudah kita siapkan dan untuk para pengunjung akan kita pantau agar selalu menjaga jarak," ujarnya, Kamis (21/1/2021). (RAZ/RAC)

BANDARA
Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Dua WNA Tiongkok Baku Hantam hingga Bikin Geger di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:17

Area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mendadak geger setelah terjadi keributan yang melibatkan sesama penumpang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok pada Senin, 15 Juni 2026.

BANTEN
Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Update Klasemen Sementara POPDA XII Banten 2026, Kota Tangerang Kantongi 65 Medali Emas

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:13

Kontingen Kota Tangerang masih kokoh di puncak klasemen sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026 yang berlangsung di Kota Cilegon.

NASIONAL
Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Penerima MBG Bakal Dipersempit, Siswa SMA Mampu Tak Lagi Dapat Jatah

Selasa, 16 Juni 2026 | 07:22

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana melakukan penyesuaian atau refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Salah satu yang akan dikaji adalah penerima manfaat agar program tersebut lebih tepat sasaran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill