Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meresmikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Jalan Semanggi, Cempaka Putih, Ciputat Timur. Taman Bacaan Masyarakat itu diberi nama Catelian.
TBM tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Tangsel dalam meningkatkan budaya literasi. Dengan cara memberikan pelayanan sedekat mungkin kepada masyarakat.
"TBM ini menjadi jawaban, bagaimana kami, perempuan yang aktif berkerja untuk tetap memberikan pendidikan literasi kepada anak-anak di rumah," ujar Airin, Senin (12/10/2020).

Saat ini, Airin memastikan bahwa TBM bukan hanya diakses oleh anak-anak kecil atau orang tua saja, melainkan pemuda yang juga peduli terhadap pendidikan literasi di Indonesia. Dimana saat ini pengelolaan dilakukan pemuda setempat.
Karena itu, dia berharap di akhir masa jabatannya ini, seluruh TBM tetap bisa memberikan pelayanan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan pendidikan literasi anak-anak. Terutama di masa pandemi ini.

"Jadi semangat terus, untuk tetap mengajak masyarakat untuk membaca," kata dia.
Menurut Airin membaca merupakan hal penting yang tidak bisa digeser oleh apapun sekalipun teknologi. Melalui membaca bangsa Indonesia bisa lebih maju dibandingkan dengan negara lain.
Sementara, Evi Prihatin, Ketua TBM Catelia berterimakasih kepada Airin yang sudah memberikan perhatian lebih dan meresmikan TBM ini.
" Kami berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran literasi masyarakat," ujarnya. (RAZ/RAC)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGDirektur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews