Connect With Us

Puluhan Taman Tematik Kota Tangerang Masih Ditutup

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 17 Juni 2020 | 14:54

Petugas memasang batas garis kuning untuk menutup Taman Potret di Cikokol, Kota Tangerang. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Taman-taman tematik yang menjadi destinasi wisata di Kota Tangerang saat ini masih ditutup.

Kabid Pertamanan dan Dekorasi Disbudpar Kota Tangerang Hendi Pratama mengatakan penutupan 27 taman tematik karena penerapan PSBB masih diberlakukan.

"Masih ditutup, masih PSBB," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu (17/6/2020).

Dia menuturkan selama ditutup proses pemeliharaan masih tetap rutin dilakukan para petugas taman.

Adapun rutin pemeliharaan meliputi penyiraman, pemupukan, pembersihan hingga perantingan.

"Pemeliharaan jalan terus," katanya.

Selain melakukan pemeliharaan, para petugas Disbudpar juga sedang melakukan pembibitan tanaman secara mandiri di TMP Taruna untuk memenuhi kebutuhan taman-taman tematik.

Selain dapat menghemat biaya, proses pembuatan pupuk secara alami dan pembibitan juga diyakini dapat mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

Hendri meminta masyarakat untuk bersabar dalam menikmati wisata taman tematik, karena pandemi COVID-19 masih belum melandai. Jika taman sudah dibuka, pihak Disbudpar akan menginformasikan.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan

Bos Judi Online Diringkus di Tangerang, Punya 17 Karyawan di Kamboja Raup Rp300 Juta Per Bulan

Kamis, 2 April 2026 | 21:28

Aksi pria berinisial LT, 40, otak di balik situs judi online kelas kakap berakhir di tangan Bareskrim Polri.

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill