Mutasi Kendaraan Masuk Banten Dapat Diskon 20 Sampai 40 Persen
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:18
Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
TANGERANGNEWS.com-DPRD Provinsi Banten bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang mendorong adanya penataan dan optimalisasi Situ Pondok yang ada di desa tersebut.
Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin menjelaskan, dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk di wilayah Pasar Kemis dan Sindang Jaya, maka kebutuhan masyarakat dari sisi konsumsi dan hiburan atau wisata juga meningkat.
Bagaimanapun berwisata adalah terapi healing setiap orang, di mana hal tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar terhindar dari stress.
"Apalagi kegiatan wisata juga sangat berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat setempat," katanya saat sosialisasi wisata Desa Sukaharja di Pondok Saung Gading Bumi Indah, Pasar Kemis, pada Rabu 5 April 2023.
Melihat akan kebutuhan tersebut, Fokdarwis sebagai media yang efektif dalam mempromosikan kegiatan-kegiatan usaha atau UMKM, mengusulkan adanya penataan dan optimalisasi Situ Pondok.
Sebagaimana diketahui, Desa Sukaharja selain berbatasan langsung dengan Kecamatan Pasar, juga menjadi pintu gerbang Perumahan Besar Suvarna Padi dan Lavon City.
"Tentu selain manfaat pariwisata yang di dapatkan, dengan penataan yang baik upaya revitalisasi dan optimalisasi situ tersebut juga akan berpotensi menjadi sektor pendapatan daerah yaitu Pajak Air Permukaan (PAP) kepada Provinsi Banten," ujar Ade.
Karena itu, ia bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Hamdi memiliki semangat dan niat yang sama, bagaimana pariwisata di Banten bisa tumbuh dan berdampak pada ekonomi masyarakat dan daerah.
TODAY TAGKabar baik bagi masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor dari luar Provinsi Banten dan berencana melakukan mutasi masuk.
Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews