Connect With Us

Pengetahuan Warga Akan Penanggulangan Bencana Minim

| Senin, 26 Desember 2011 | 20:01

Bayu Harris. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Pelatih Penanggulangan Bencana Indonesia yang juga Anggota Relawan Garuda Nusantara Bayu Harris mengatakan, pengetahuan warga Kota Tangerang tentang cara penanggulangan bencana banjir masih kurang, sehingga mereka kerap tidak mengetahui apa yang harus diperbuat saat terjadi banjir.

 “Masyarakat Kota Tangerang belum banyak yang tahu cara penanggulangan banjir karena mereka tidak pernah diberi pelatihan. Seharusnya ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, bukan hanya melatih petugas penanggulangan bencana saja,” katanya, Senin (26/12).
 
Menurut Bayu, Kota Tangerang merupakan kawasan dominan terhadap bencana banjir, karena adanya sungai Cisadane yang menjadi jalur air dari Pintu Air Batu Belah, Bogor. Kota Tangerang juga kan terkena dampak dampak siklus banjir lima tahunan yang diprediksi terjadi pada bulan Februari-Maret 2012.

 “Untuk kawasan yang paling rawan banjir di Kota Tangerang adalah Perumahan Total Persada dan Ciledug Indah. Masyarakat disana harus diberi pelatihan khusus,” ungkapnya.

Bayu mengatakan, dengan pelatihan tersebut, ketika terjadi banjir, masyarakat tidak usah menunggu petugas atau relawan penanggulangan bencana untuk membantu mereka. Selain itu juga harus dibentuk 6 tim, diantaranya tim tanggap bencana, tim evakuasi, dapur umum, posko, dokter, Keamanan dan komunikasi.

“Dengan tim yang telah terbentuk ini, masyarakat bisa langsung menanggulangi sendiri lingkungannya tanpa harus menunggu bantuan,” paparnya.

Sebelumnya, Bayu mengaku telah menggulirkan program pelatihan tanggap bencana tersebut, namun tetap perlu dukungan Pemkot agar pelatihan diberikan merata ke seluruh warga. “Sampai saat ini belum ada pelatihan. Pemerintah kurang perhatian dalam hal ini. Padahal Kota Tangerang sendiri masuk daerah rawan banjir,” tandasnya.(RAZ)

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

KOTA TANGERANG
Ini Syarat dan Ketentuan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang 

Ini Syarat dan Ketentuan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang 

Kamis, 11 Juni 2026 | 05:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui program Sekolah Swasta Gratis yang diperuntukkan bagi siswa di jenjang SD Swasta/MI serta SMP Swasta/MTs yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill