Connect With Us

Selama 2011, 250 Gepeng dan Anjal Terjaring Razia

| Jumat, 30 Desember 2011 | 19:01

Gelandangan dan Pengemis Kota Tangerang belum bisa belum bisa menempati rumah singgah (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Sebanyak 250 gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta anak jalanan (anjal) terjaring razia yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang selama tahun 2011. Gepeng dan pengemis ini menjadi perhatian Dinsos karena keberadaannya tidak pernah hilang di Kota Tangerang.
 
“Gepeng dan pengemis yang berhasil dirazia ini kita kirim ke Panti Rehabilitasi di Bekasi, untuk diberi pembinaan. Jumlah tersebut telah menurun dari tahun sebelumnya yang erjumlah dua kali lipat. Setiap dua minggu hanya 10-15 tuna susila yang kita kirim ke panti rehabilitasi,” kata Kepala Dinsos Kota Tangerang Erlan Rusnarlan, Jumat (30/12).
 
Diakuinya, terkadang masih ada dari mereka yang tidak jera walaupun telah beberapa kali terjaring dan dikirim kepanti rehab. Hal ini dikarenakan faktor ekonomi dan kesadaran yang belum tumbuh dari lubuk hati para pelaku untuk mencari nafkah dengan cara lain yang lebih baik. "Walau begitu kami akan terus melakukan penertiban dan pembinaan, " ucapnya kembali.
 
Untuk anjal, pihaknya memberi perhatian serius  menyediakan Rumah Singgah. “Dalam satu bulan ada satu sampai tiga orang anak, namun berhasil kita kembalikan kepada orangtuanya atau sanak saudaranya," papar Erlan.(RAZ)

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

KAB. TANGERANG
Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Antrean Pertamax di SPBU Tangerang Sepi Gegara Harga Naik, Warga Terpaksa Pakai Pertalite

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:31

Kenaikan harga yang terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memunculkan keluhan dari sebagian warga Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill