Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANG-Aksi pulang konvoi yang digagas bikers di Jakarta sebagai upaya menghindari aksi begal, mulai diikuti bikers di Kota Tangerang. Aksi pulang konvoi ini dilakukan saat malam hari di kawasan rawan kriminalitas.
Andri Gustaf salah satu biker dari komunitas Brigade Jari-Jari Tangerang mengatakan, bahwa aksi pulang konvoi ini telah dilakukan sejak dua minggu terakhir sejak maraknya aksi begal di wilayah Tangerang.
"Ini inisiatif dari temen-temen komunitas motor untuk menghindari aksi begal saat malam hari. Kita mengajak pulang bareng dengan konvoi sepeda motor bersama," katanya, Jumat (6/3).
Menurutnya, pulang konvoi ini biasanya diinformasikan lewat BBM ke para anggota komunitas, setelah titik awalnya ditentukan bersama. Rute konvoi sendiri melewati daerah yang dinilai rawan begal seperti Jatake, Curug, BSD, Gading Serpong dan Tiga Raksa.
"Konvoi berlangsung dari jam 10 malam sampai jam 3 pagi, karena itu jam rawan. Titik kumpul biasanya tidak tentu, kita rolling saja tergantung kesepakatan," kata warga Perum I, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini.
Dia menilai langkah ini sangat efektif untuk mencegah aksi pembegalan saat pulang kerja malam hari. "Ya lumayan, kita merasa lebih aman kalau bareng-bareng. Pelaku pasti pikir-pikir mau bertindak kalau kita ramean," tukasnya.
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews