Connect With Us

SGU Akan Hengkang dari BSD

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 28 Mei 2016 | 19:00

Kampus Swiis German University (@TangerangNews 2016 / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Anak dari Chris Kanter, pemilik Swiss German University yang juga menjabat Director of Communication di Swiss
Geman University (SGU), yakni Christie Kanter mengungkapkan kemungkinan terburuk jika sampai tidak  menemukan jalan keluar
dalam persoalan mereka dengan pemilik lahan yakni PT Bumi Serpong Damai.

"Kita akan berusaha mencari tanah di Tangerang yang tentu tak ada kaitan dengan BSD, kan Tangerang luas, ada
Summarecon dan ada Alam Sutera,” kata Christie kepada wartawan. 

Sedangkan PT Satria Graha Ultima perusahaan lain selain PT Swiss German Center yang juga salah satu direkturnya adalah Christie sendiri, diakui
dirinya telah membeli ruko di kawasan elite di Kuningan untuk program pasca sarjana.

"PT SGU lain sudah membeli ruko di Kuningan untuk S2," tegasnya.  Baca Juga : Ada PT SGU Lain dalam Sengketa Lahan dengan Sinar Mas Land

Sedangkan pihak PT BSD memutuskan untuk mengajukan gugatan hukum kepada pihak PT Swiss German Uni (SGU) atas sengketa lahan yang
ditempati SGU sejak 2010 hingga saat ini.  PT BSD mulai mengeluh  kewajiban pembayaran SGU yang sampai saat ini belum dilakukan atas lahan
dan pembangunan gedung di sana.

"Kami sudah melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Tangerang, 4 Mei 2016 lalu," kata Managing Director President Office Sinar
Mas Land Dhony Rahajoe.

Pertimbangan untuk membawa masalah ini ke ranah hukum disebut Dhony dirasa tepat karena dari sejumlah pertemuan dan mediasi tak kunjung membuahkan
hasil. Hal itu pun menurut dia atas usulan mediator. Pembayaran yang dimaksud seharusnya dicicil sejak tahun Januari 2011, bertepatan dengan
setelah satu tahun ditempatinya bangunan tersebut oleh pihak SGU. "Sampai saat ini sepeser pun kami  belum menerima uang dari mereka (SGU)," katanya.

Sementara, dari pihak orangtua mahasiswa, sempat mengkhawatirkan kelanjutan perkuliahan anak-anak mereka di SGU. Juga sempat beredar
kabar bahwa ada kemungkinan kegiatan perkuliahan diberhentikan akibat sengketa lahan tersebut.

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

TANGSEL
Cegah Dampak Abu Vulkanik, Water Cannon Brimob Polda Metro Jaya Semprot Jalan Protokol di Tangsel

Cegah Dampak Abu Vulkanik, Water Cannon Brimob Polda Metro Jaya Semprot Jalan Protokol di Tangsel

Senin, 7 September 2026 | 15:48

Brimob Polda Metro Jaya mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) guna mengantisipasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di berbagai wilayah.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

BISNIS
Catat, Beragam Promo Bagi Pelanggan Telkomsel Tangerang Sepanjang September

Catat, Beragam Promo Bagi Pelanggan Telkomsel Tangerang Sepanjang September

Minggu, 6 September 2026 | 19:00

Telkomsel Area Jabotabek Jabar menghadirkan berbagai program apresiasi spesial bagi sepanjang bulan September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill