Connect With Us

Sinarmas World Academy Rayakan Imlek dan Festival Kebudayaan Tiongkok

Ray | Rabu, 15 Februari 2017 | 09:00

Sinarmas World Academy Rayakan Imlek dan Festival Kebudayaan Tiongkok (@tangerangnews 2017 / Rusdy)

 


TANGERANGNews.com
-Siswa-siswi Sinarmas World Academy (SWA) mulai dari jenjang TK sampai SMA memeriahkan perayaan Imlek di sekolah pada hari Sabtu 11 Februari 2017 dengan menunjukkan kebolehan mereka di dalam penampilan gabungan akan gerak tari dan lagu. Melalui pertunjukkan tarian barongsai, ensembel alat musik tradisional Tiongkok seperti guzheng, hulusi, para siswa-siswi mempertunjukkan apresiasinya akan kebudayaan negeri Tiongkok ini.

Setelah pertunjukkan, para orangtua dan undangan berkesempatan mempelajari lebih dalam tentang kebudayaan Tiongkok, dengan menyimak dan mempraktekkan kepiawaiannya dalam seni kaligrafi, seni menggunting kertas, seni melukis topeng, dan catur Tiongkok.

Para siswa TK dan SD terlihat sangat antusias mengikuti liukan kuas guru kaligrafi saat memberikan demonstrasi. Sementara di booth seni melukis topeng, para orangtua dan siswa belajar bahwa pemakaian topeng adalah salah satu ritual dalam menyambut tahun baru Imlek. Topeng pun dilukis menggunakan warna-warna yang dipercaya mendatangkan kebaikan/keselamatan seperti merah, ungu, dan biru. Booth seni menggunting kertas dan catur Tiongkok pun tidak kalah peminat. Terlihat wajah-wajah serius para ayah dan kakek saat mengadu strategi catur selagi menunggu para buah hatinya menggunting kertas di booth sebelah.

Di hari itu, para orangtua juga dapat menikmati harum dan khusyuknya upacara minum teh. Budaya teh Tiongkok ini berbeda dalam cara menyiapkan, rasa, dan saat untuk meminum teh dengan yang di negara Eropa dan negara Asia lainnya, seperti Jepang. Minum teh telah menjadi semacam ritual di kalangan masyarakat Tionghoa. Sejuknya udara dan harumnya teh menjadi pengalaman baru yang menenangkan. Saya senang berbagi pengalaman upacara minum teh dengan orangtua yang lain, ujar Ibu ZhiZhi, orangtua SWA.

Sinarmas World Academy percaya perayaan Imlek adalah bagian dari budaya Indonesia yang mempersatukan dan mempererat hubungan antara para siswa dan keluarga, apapun etnis dan kebangsaannya. Merupakan kebanggaan tersendiri melihat partisipasi dan apresiasi para siswa dan orangtua dalam perayaan ini. Semangat apresiasi ini juga ditunjukkan oleh para guru, siswa, dan orangtua yang datang mengenakan busana tradisional Tiongkok, cheongsam dan changshan. Sampai jumpa pada perayaan Imlek tahun depan! Gong Xi Fa Cai!  Xin Nian Kuai Le!

AYO! TANGERANG CERDAS
SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

SPMB Kota Tangerang 2026 Dibagi 3 Wilayah, Orangtua Wajib Cek Zona Domisili Sekolah

Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.

SPORT
Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Gagal Capai Target Tiga Besar, Carlos Pena Akui Performa Persita Dua Bulan Terakhir Sangat Buruk

Senin, 25 Mei 2026 | 11:26

Persita Tangerang menutup musim BRI Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan usai kalah 1-3 dari Persis Solo di Banten International Stadium, Sabtu, 23 Mei 2026.

WISATA
Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Situ Cihuni Pagedangan Jadi Hidden Gem, Punya Jalur Jogging dengan Pemandangan Hijau

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:58

Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.

NASIONAL
Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:15

Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill