Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com-Calon Gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim mencoblos di TPS 2, RT 2/1, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (15/2/2017).
Mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu datang ke TPS sekitar pukul 08.30 WIB, didampingi keluarganya. Wahidin yang mengenakan baju muslim putih dan kopiah ini berama istrinya, Niniek Nuraini, masuk ke TPS untuk memberikan suara. Baca Juga : Panwaslu Temukan Paket Mie Instant Dimalam Pencoblosan Pilkada Banten
Cagub yang berpasangan dengan anak Ratu Atut Chosyah, Andika Hazrumy ini mengaku optimis suaranya bisa mencapai lebih dari 50 persen. "Kalau berdasarkan survei di masyarakat, suara kita bagus," ujarnya.
Namun dia enggan ditanya apakah siap kalah. Menurutnya, jika sudah mencalonkan diri harus optimis siap menang."Jangan nanya siap kalah. Siap menang dulu. Belum apa-apa masa siap kalah. Itu nanti kalau sudah ada hasilnya," tukasnya.
Usia nyoblos, Wahidin pun kembali ke rumah bersama keluarganya. Dia mengaku hanya memantau perkembangan Pilgub Banten di rumah. "Habis ini saya tidur di rumah," jelasnya.
Sayuti, Ketua KPPS TPS 2 menjelaskan, jumlah pemilih di TPS tersebut sebanyak 714 pemilih yang terdiri dari 348 pemilih Perempuan, 366 pemilih laki-laki serta satu pemilih tuna daksa.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGAntusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews