Connect With Us

Tak Hanya di Pare Kediri, di Kota Tangerang Juga Ada Kampung Inggris

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 9 Oktober 2021 | 16:01

Para siswa sedang belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kampung Inggris di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, selama ini sudah sangat terkenal sebagai suatu kampung yang banyak terdapat tempat pelatihan bahasa Inggris. Bahkan Kampung Pare sebagai tempat belajar bahasa Inggris juga dikenal sampai ke luar Pulau Jawa. 

Tapi siapa yang menyangka, di Kota Tangerang juga sudah ada kampung serupa. Kampung tempat khusus belajar bahasa Inggris yang ada di Kota Tangerang itu berlokasi di Jalan KS Tubun Gang Ampera Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci.

Berdirinya kampung Inggris di wilayah Tangerang itu diinisiasi oleh  H Sofyan Ariansyah selaku Ketua RW 01 setempat.  Menurut Sofyan kampung Inggris yang didirikannya tidak berniat meniru Kampung Inggris di Pare.

Sofyan menekankan bahwa tujuan utamanya mendirikan semacam kampung Inggris tersebut untuk meningkatkan pendidikan terutama kemampuan berbahasa Inggris bagi anak sekolah di Koang Jaya.  

“Awalnya dari program bimbingan belajar gratis untuk pelajar sekitar, kemudian difokuskan untuk bahasa Inggris karena banyak pelajar yang kesulitan memahami pelajaran bahasa Inggris,” kata Sofyan seperti dikutip dari SN, Kamis 7 Oktober 2021. 

Bagi Sofyan yang juga menjabat sebagai Ketua LPM Koang Jaya ini, memiliki kemampuan bahasa Inggris adalah sebuah keharusan di era kemajuan teknologi saat ini. Apalagi bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang menjadi bahasa komunikasi antarbangsa.

Sofyan menuturkan warga sekitar merespons positif  usulan adanya kampung Inggris di wilayahnya. Kehadiran kampung Inggris diharapkan menjadi ikon dan daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Tangerang khususnya ke Koang Jaya. 

Sofyan yang akrab disapa Haji Ari ini kemudian memulai merintis berdirinya kampung Inggris dengan memanfaatkan lahan kosong miliknya. Lokasi tersebut di tata menjadi ruang terbuka dilengkapi saung dan sarana belajar.

Awalnya dia memulai pelatihan bahasa Inggris dengan jumlah siswa saat itu hanya tiga orang dari warga Koang Jaya. Namun, sekarang sudah ada 60 siswa yang belajar di kampung Inggris mulai dari SD, SMP dan SMA juga ada  mahasiswa dan pekerja.

Ke depannya, Sofyan memiliki harapan tidak hanya kalangan pelajar saja yang belajar bahasa Inggris tapi pihaknya juga akan mengajak masyarakat umum terutama pelaku UMKM setempat untuk mempelajari bahasa Inggris. “Minimal dapat mengerti bahasa Inggris dasar untuk berkomunikasi dengan wisatawan asing,” ujar dia. 

Sofyan juga berharap kampung Inggris yang didirikannya tak sekadar menjadi nama dan tempat saja di wilayahnya. 

Koang Jaya yang mempunyai lokasi strategis berada dekat Sungai Cisadane memiliki kearifan lokal dan potensi wisata yang dapat dikembangkan. Apalagi Koang Jaya juga dikenal memiliki kampung tematik yakni Kampung Tempe. Visi ke depan kampung Inggris yaitu Koang Jaya sebagai destinasi wisata, sejalan dengan program Pemkot Tangerang dalam program kota layak dikunjungi.

Menurut Sofyan, Kota Tangerang tak memiliki kekayaan alam selain Sungai Cisadane. Oleh karenanya kehadiran kampung Inggris diharapkan bisa menjadi magnet wisatawan untuk berkunjung ke Kota Tangerang. 

“Ke depan kami berencana membuka kelas untuk siswa luar Koang Jaya. Saat ini masih terbatas karena mematuhi PPKM dan menyiapkan sarana prasarana lainnya,”ungkapnya.

Sementara itu, Sutisna selaku pelaksana kegiatan di kampung Inggris Koang Jaya mengatakan, pembelajaran di kampung Inggris di desain santai dan menyenangkan dengan kelas yang berada di ruang terbuka. Tujuannya agar siswa lebih mudah memahami bahasa Inggris.

Sutisna menjelaskan saat ini kegiatan belajar bahasa Inggris dilakukan seminggu dua kali pertemuan.  Selain itu, juga ada kaderisasi pemuda agar mereka juga dapat mengajarkan kembali bahasa Inggris kepada masyarakat luas.

“Kurikulum yang diajarkan dengan mengedepankan aspek writing yang dilanjutkan ke struktur, reading, dan terakhir speaking. Kalau aspek writing, struktur, dan reading enggak terpenuhi maka akan ragu dan tidak percaya diri untuk bisa speaking,” terang Sutisna. 

Lebih jauh Sutisma menuturkan bahwa selain untuk meningkatkan pendidikan dan kemampuan berbahasa Inggris warga setempat, kehadiran kampung Inggris di Koang Jaya juga bertujuan untuk mendukung program Pemkot Tangerang menjadikan kota yang layak dikunjungi.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill