Connect With Us

Pelita Harapan Galang Donasi, Bantu Biaya Pendidikan Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu

Denny Bagus Irawan | Minggu, 24 April 2022 | 16:37

Pelita Harapan Galang Donasi, Bantu Biaya Pendidikan Pelajar dari Keluarga Tidak Mampu (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews 2022)

TANGERANGNEWS.com-Kondisi pandemi COVID-19 selama dua tahun terakhir menjadi tantangan bagi setiap lapisan masyarakat, termasuk bagi pelajar yang terpaksa berhenti sekolah karena kesulitan ekonomi. 

Melihat keadaan ini, maka melalui momen hari raya Paskah, Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) ingin berbagi kasih dan kepedulian lewat acara ‘Rise and Run - 5K Run for Education’. 

Stephen L. Metcalfe selaku Sport Advisor YPPH dan UPH menyatakan,  dalam acara itu dilakukan penggalangan dana oleh seluruh komunitas YPPH dan puncak acaranya adalah kegiatan lari sejauh 5 kilometer di kawasan Lippo Village, pada 23 April 2022. 

“Kegiatan ini terbuka bagi seluruh keluarga besar YPPH, mulai dari Sekolah Pelita Harapan (SPH), Sekolah Dian Harapan (SDH), Sekolah Lentera Harapan (SLH), UPH College, HOPE Academy dan Universitas Pelita Harapan (UPH), juga terbuka bagi publik yang tergerak untuk berpartisipasi dalam aksi sosial,” ujarnya. 

 

Kegiatan donasi yang telah dibuka sejak bulan Maret ini dapat diikuti dengan cara melakukan pembayaran biaya registrasi sebesar Rp 100.000 untuk menjadi peserta lari 5 Km. 

Donasi dapat juga diberikan melalui dana sukarela tanpa harus mengikuti kegiatan lari karena alasan tertentu. 

Seluruh dana yang terkumpul akan diberikan kepada 26 Sekolah Lentera Harapan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung biaya pendidikan pelajar dari keluarga tidak mampu. 

Dia mengaku, latar belakang kegiatan ini adalah sebagai refleksi untuk mengingat pengorbanan Tuhan Yesus yang turun ke dunia sebagai manusia dan mampu menghadapi setiap tantangan tanpa mencari cara mudah. 

 

“Dalam acara ini, kami ingin memberikan tantangan lari sejauh 5 km pada semua peserta, dimana ketika mereka berani memulai tantangan ini, maka mereka juga harus bisa menyelesaikannya hingga mencapai garis finish. Meskipun akan terasa sakit, lelah, dan ingin berhenti; tapi kita harus melewati setiap langkah serta menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Hal ini menjadi cara untuk menantang fisik yang akhirnya menjadikan pikiran kita berkembang,” jelas Coach Met.

Fickle Firland, Head of Marketing SDH-SLH mengatakan, visi yang dijelaskan oleh Coach Met ini diselenggarakan melalui kegiatan ‘Rise and Run’ yang bertepatan dengan hari raya Paskah. 

“Kegiatan ini dilakukan di kawasan Lippo Village, dengan garis start dan finish di lapangan sepak bola UPH, dan berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 09. 00 pagi.

“Seluruh kegiatan sudah kita atur sedemikian rupa,  jadi bukan sekedar hiburan semata, tapi bagaimana kita menumbuhkan benih kepedulian agar dapat membawa berkat bagi orang-orang yang membutuhkan. Kami juga telah didukung oleh para mitra perusahaan yang turut berdonasi lewat kegiatan sponsorship, salah satunya adalah PT Matahari Department Store Tbk,” jelasnya. 

“Selain itu, kami juga membuka booth bazaar selama satu hari, dan seluruh pendapatan yang diperoleh melalui bazaar akan didonasikan kepada SLH,” tambah Fickle.

 

BANDARA
Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Mantan Dirut Angkasa Pura Kargo Jadi Tersangka, Rugikan Negara Rp4,94 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 | 13:46

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo (APK) berinisial GM ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengoperasian pesawat udara tahun 2022.

BISNIS
Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Local Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Bisnis Media di Era Digital

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:31

International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill