Connect With Us

Jangan Sampai Hangus, Cara Reclaim Akun KIP Kuliah 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 30 Juli 2024 | 12:06

Kartu Indonesia Pintar (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Mulai 29 Juli 2024, mahasiswa dapat mengklaim ulang akun KIP Kuliah untuk memastikan mereka tetap menerima bantuan ini.

Melansir dari detik.com, Sistem KIP Kuliah sempat terganggu karena peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2. Namun, kini sistem sudah kembali normal dan dapat diakses.

Pada tahun 2024, sebanyak 853.393 mahasiswa mendaftar KIP Kuliah. Untuk itu, mahasiswa baru yang telah lulus SNBP dan SNBT diminta segera melakukan reclaim akun KIP Kuliah.

Proses reclaim akun KIP Kuliah dilakukan secara online melalui link kip-kuliah.kemdikbud.go.id. 

Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti.

1. Buka laman KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

2. Login dengan akun siswa

3. Masukkan NIK dan NISN yang telah didaftarkan

4. Periksa kembali data diri dan dokumen KIP

5. Lengkapi data yang masih kosong

6. Unggah kembali dokumen pendukung yang diminta

7. Cetak formulir dan kartu peserta KIP Kuliah dari 29 Juli hingga 30 Agustus

Adapun beberapa dokumen yang perlu diunggah ulang sesuai petunjuk KIP Kuliah antara lain:

- Bukti pendaftaran KIP Kuliah Merdeka

- NIK

- NISN

- NPSN

- Foto pribadi terbaru

- Foto lengkap keluarga

- Foto rumah tampak depan

- Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua

- Surat Keterangan Tidak Mampu atau data DTKS

- SPPT Pembayaran PBB

- Struk Pembayaran Listrik

- Kartu KIP/KKS/PKH (jika ada)

- Sertifikat Prestasi (jika ada)

Tidak semua dokumen harus diunggah ulang lantaran hanya yang diminta oleh dashboard KIP Kuliah.

Pendaftaran KIP Kuliah 2024 Jalur Mandiri

Bagi calon mahasiswa yang belum mendaftar dan ingin menerima KIP Kuliah bisa mendaftar melalui jalur seleksi mandiri mulai 29 Juli 2024 hingga 31 Oktober 2024.

Berikut tahapan pendaftaran KIP Kuliah 2024 jalur mandiri.

1. Buat akun KIP Kuliah

2. Masukkan NIK, NISN, NPSN, dan email yang valid

3. Lengkapi dokumen yang diminta

4. Pilih jalur seleksi yang diikuti

5. Isi biodata diri, keluarga, prestasi, dan rencana saat kuliah

6. Isi tiga formulir tambahan (ekonomi, rumah, aset) bagi yang tidak terdata di DTKS atau PPKE

7. Tunggu hasil seleksi perguruan tinggi (PTN)

8. Verifikasi dan validasi jika lolos seleksi PTN

9. Jika tidak lolos, coba jalur seleksi berikutnya, termasuk PTS

Demikian panduan reclaim atau daftar ulang KIP Kuliah bagi mahasiswa baru. Semoga bermanfaat!

KAB. TANGERANG
Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Maesyal Rasyid Minta Politeknik Ismet Iskandar Juga Dibangun di Kabupaten Tangerang

Minggu, 3 Mei 2026 | 13:53

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menghadiri peluncuran awal Politeknik Ismet Iskandar Indonesia yang berlokasi di kawasan CBD Karang Tengah, Kota Tangerang, Sabtu, 2 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Warga Rawa Kambing Karang Tengah Kaget Tiba-tiba Kebanjiran, Ternyata Gegara Ada Ular Sanca 3 Meter Sumbat Drainase

Minggu, 3 Mei 2026 | 08:56

Warga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill