Connect With Us

Sachrudin Bagikan Bantuan Uang Rp6 Juta untuk 312 Mahasiswa Kurang Mampu di Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 3 Maret 2025 | 14:55

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan untuk 312 mahasiswa kurang mampu dalam acara Pengajian Bulan Suci Ramadan 1446 H di Masjid Raya Al-A’zhom, Senin, 3 Maret 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan Bantuan Sosial Biaya Pendidikan untuk 312 mahasiswa kurang mampu dalam acara Pengajian Bulan Suci Ramadan 1446 H di Masjid Raya Al-A’zhom, Senin, 3 Maret 2025.

Bantuan ini merupakan bagian dari realisasi program Gampang Sekolah dengan anggaran murni Tahun Anggaran 2025.

Dalam sambutannya, Sachrudin menjelaskan, program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan upaya jangka panjang untuk mencerdaskan bangsa, mengurangi angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas hingga jenjang perguruan tinggi akan membuka peluang kerja yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup penerimanya. 

"Bahkan, pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitarnya. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan kualitas ekonomi untuk mengurangi angka kemiskinan dan menyejahterakan rakyat," ungkapnya.  

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani menambahkan, program bantuan pendidikan jenjang perguruan tinggi ini telah berjalan sejak 2021. 

Pada tahun pertama, jumlah penerima mencapai 237 mahasiswa, kemudian meningkat menjadi 268 pada 2022, sebanyak 235 mahasiswa pada 2023, dan 376 mahasiswa pada 2024. 

Dengan tambahan penerima tahun ini, total penerima manfaat sejak awal program mencapai 1.518 mahasiswa dengan total anggaran Rp9,5 miliar. 

"Yaitu, Rp6 juta per mahasiswa untuk biaya pendidikan dan penunjang pendidikan yang diberikan satu kali dalam satu tahun dan sifatnya tidak secara terus menerus, terdaftar dalam DTKS dan memenuhi persyaratan lainnya," jelasnya.  

Program ini juga menjadi bagian dari realisasi 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang terpilih, Sachrudin dan Maryono, sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-32 Kota Tangerang. 

"Semoga, apa yang diberikan Pemkot Tangerang dapat meringankan beban biaya perkuliahan yang sedang ditempuh. Ini bisa menjadi suntikan semangat, untuk kuliah, berprestasi," imbuhnya.

Salah satu penerima manfaat, Ferdy Aditya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang dari Kecamatan Neglasari, mengaku sangat terbantu dengan bantuan ini. 

Ia menggunakan dana tersebut untuk membayar kuliah akhir dan memenuhi kebutuhan berkas skripsi. 

"Selama ini kuliah saya bayar sendiri dengan bekerja di salah satu pabrik. Alhamdulillah dengan bansos ini membantu dan meringankan kebutuhan semester akhir yang cukup banyak. Buat mahasiswa lainnya yang mungkin masih berjuang bayar kuliah, semangat jangan ragu cari-cari informasi terkait beasiswa," ujarnya.  

Senada, Muhammad Irfan, mahasiswa Universitas Pamulang asal Kecamatan Ciledug, juga merasa bersyukur mendapatkan bantuan ini. 

Ia yang saat ini berkuliah sambil bekerja sebagai penjaga sekolah di Tangerang Selatan berharap dapat segera menyelesaikan studinya dan menjadi seorang guru. 

"Alhamdulillah, bansos dari Pemkot Tangerang ini menjadi suntikan semangat agar kuliah segera selesai dan cita-cita menjadi guru itu segera tercapai," harapnya.  

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill