Connect With Us

Pesantren Modern, Pilar Pendidikan Islam yang Siap Jawab Tantangan Global

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 April 2025 | 17:31

Kepala Sekolah SMA IT Ar-Rahmah Cendekia Boarding School Kota Tangerang, Narendra Ichiputra Hariyanto, S.Si., S.Pd., M.Biomed. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Perubahan zaman yang semakin kompleks mendorong dunia pendidikan untuk tidak hanya mencetak generasi yang cemerlang secara intelektual, tetapi juga unggul dalam spiritualitas dan akhlak. 

Di tengah tuntutan tersebut, pesantren modern hadir sebagai alternatif strategis dalam menciptakan generasi muslim yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis asrama, pesantren modern menggabungkan kurikulum keagamaan dengan materi pendidikan umum dalam satu sistem terpadu. 

Para santri ditempa dalam lingkungan yang disiplin dengan jadwal kegiatan harian yang terstruktur, mulai dari subuh hingga malam hari, yang mencakup aktivitas belajar, ibadah, dan pengembangan diri.

Kepala Sekolah SMA IT Ar-Rahmah Cendekia Boarding School Kota Tangerang Narendra Ichiputra Hariyanto mengatakan, jika dibandingkan dengan sistem pesantren tradisional yang masih berfokus pada pengajian kitab kuning dan metode pembelajaran klasik, pesantren modern kini mengadopsi pendekatan yang lebih dinamis. 

Kurikulum yang digunakan tak hanya meliputi ilmu agama, tetapi juga mencakup pelajaran umum seperti sains, matematika, dan penguasaan bahasa asing. Hal ini menjadi ciri khas dari model pendidikan pesantren modern yang berupaya menjaga nilai-nilai tradisi sekaligus membuka ruang bagi kemajuan.

"Pesantren modern adalah evolusi, bukan revolusi. Kami mempertahankan ruh pesantren klasik sembari mengadopsi metode kekinian untuk memperkuat nilai-nilainya agar selalu relevan dengan kebutuhan zaman," jelas Narendra.

Menurutnya, pendekatan integratif ini penting agar santri memiliki bekal keilmuan agama yang mendalam serta kemampuan akademik yang kuat untuk menghadapi masa depan.

Keunggulan pesantren modern tak hanya terletak pada penguasaan materi pelajaran, namun juga pada pembentukan karakter santri melalui pendidikan yang holistik. 

Nilai-nilai seperti kedisiplinan, akhlak mulia, tanggung jawab, dan kepemimpinan ditanamkan dalam keseharian para santri. Kegiatan seperti shalat berjamaah, pembiasaan adab Islami, hingga pelatihan berpikir kritis dan kerja sama tim, dijalankan dalam kerangka pendidikan yang Qur’ani dan berorientasi pada pembentukan akhlak.

"Di sini, nilai-nilai agama tidak diajarkan hanya sebagai teori, tetapi juga dibiasakan menjadi nafas dalam setiap aktivitas keseharian sebagai wujud nyata internalisasinya dalam kehidupan," ujar Narendra.

Lebih lanjut, pendidikan karakter dalam lingkungan pesantren modern juga dibangun dengan atmosfer yang kondusif, pesantren ini memungkinkan setiap kegiatan menjadi bagian dari proses pendidikan dan ibadah.

Meski demikian, biaya pendidikan yang cukup tinggi kerap menjadi kendala bagi sebagian masyarakat. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pesantren modern yang ingin menjangkau kalangan lebih luas. 

Namun menurut Narendra, pembiayaan pendidikan harus dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan. 

"Dana pendidikan perlu diatur secara transparan untuk menjamin kualitas guru dan pengasuh, membangun fasilitas memadai yang memberikan kenyamanan bagi santri, serta menerapkan pengelolaan lembaga secara profesional," paparnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai program telah dijalankan seperti pemberian beasiswa tahfidz bagi para penghafal Al-Qur’an, bantuan prestasi akademik, hingga sistem subsidi silang bagi santri dari keluarga kurang mampu. Upaya ini dilakukan agar semangat inklusivitas tetap terjaga dalam sistem pesantren modern.

Lebih dari sekadar lembaga pendidikan, pesantren modern berupaya mencetak generasi Rabbani yang tidak hanya berilmu dan berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran dakwah dan orientasi akhirat yang kuat. 

Lingkungan pendidikan yang terstruktur dan religius menjadi tempat terbaik untuk menempa calon pemimpin umat masa depan. "Pendidikan di pesantren modern adalah persiapan untuk dua kehidupan, dunia yang kompetitif dan akhirat yang kekal," tutup Narendra.

TEKNO
Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Bisa Tanpa Rekening, Cara Tarik Tunai Saldo GoPay di ATM BRI 

Jumat, 3 April 2026 | 15:20

Masyarakat sudah bisa mencairkan saldo GoPay menjadi uang tunai melalui ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI). Layanan ini hadir sebagai bagian dari kolaborasi BRI dengan ekosistem pembayaran digital untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

SPORT
Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar

Senin, 6 April 2026 | 12:01

Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

BANTEN
Hadir di Pasar-pasar, Mobil POLI Perizinan Banten Bantu UMKM Bikin NIB Gratis Cuma 15 Menit

Hadir di Pasar-pasar, Mobil POLI Perizinan Banten Bantu UMKM Bikin NIB Gratis Cuma 15 Menit

Selasa, 7 April 2026 | 21:03

Pemerintah Provinsi Banten meluncurkan Mobil Pendampingan On The Spot Layanan Terintegrasi (POLI) Perizinan, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill