Connect With Us

Cegah MERS, Jamaah Umroh Wajib Lewat Thermal Scanner

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Mei 2014 | 18:46

Cegah MERS, Jamaah Umroh Wajib Lewat Thermal Scanner (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Bandara soekarno Hatta melakukan pemeriksan suhu tubuh para jamaah umroh yang baru pulang dari Arab Saudi, untuk mencegah masuknya virus syndrom pernapasan dari  timur tengah atau MERS ke Indonesia.

Pemeriksaan dilakukan di Terminal 2D Kedatangan Bandara Soekarno Hatta, Jumat (9/5). Para jamaah ini diperiksa dengan menggunakan alat thermal scanner atau pendeteksi suhu panas.

''Setiap harinya ribuan penumpang di Bandara Soekrano Hatta yang baru tiba dari Timur Tengah diharuskan melewati thermal scanner," kata Kepala KKP  Bandara Soekarno Hatta Oenedo Gumarang.

Menurut Oenedo, jika ada jamaah yang terdeteksi memiliki suhu diatas suhu 38 derajat celcius, pihakya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di ruang medis yang sudah disiapkan di Bandara.

"Kalau dari hasil pemeriksaan hasilnya positif supect vius MERS. Pasien akan dibawa ke RSU di Jakarta untuk mendapat perawatan," jelasnya.

Oenedo menghimbau kepada para jamaah umroh, baik yang sudah pulang maupun yang akan berangkat ke tanah suci untuk melakukan hidup sehat dengan cara mencuci tangan dan memakai masker.

"Diharapkan kepada para jamaah umroh untuk melakukan pola hidup sehat, saat berinteraksi dengan orang timur tengah. Supaya tidak terjangkit virus MERS," harapnya.

Sementara menurut  salah satu jamaah umroh asal Makasar, Mursalim mengatakan bahwa kondisi di Arab Saudi normal-normal saja. "Di sana tidak ada isu yang berlebihan mengenai virus MERS, kami malah tahu isu tersebut dari sanak saudara ketika kami masih melakukan ibadah umroh," ungkapnya.

Hal senada dikatakan Arief, jamaah umroh asal Pontianak. Dia mengaku tidak merasa takut atau resah dengan kabar berita mengenai isu merebaknya virus MERS. "Alhamdulillah kami sehat -sehat saja setelah melakukan umroh. Tidak ada penyakit yang menyerang kami seperti yang diisukan," ujarnya.
OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KOTA TANGERANG
2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:19

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill