Connect With Us

14 Pelajar Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika Internasional

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 4 Agustus 2014 | 16:51

14 Pelajar Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika Internasional (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak 14 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA Indonesia berhasil meraih medali emas dalam olimpiade International Mathematics Contest  (IMC) yang digelar di Singapura, pada 1 - 4 Agustus 2014.
 
Lomba yang diselengarakan ke 10 kalinya ini diikuti oleh 1.165 siswa dari 9 negara seperti China,  Indonesia, Iran, Korea Selatan, Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan dan Thailand.
 
Tim Indonesia sendiri sudah mengikuti tujuh kali lomba tersebut. Tahun ini, Indonesia mengirimkan 129 siswa dari kelas 3 SD sampai kelas 11 SMA, dan mereka berasal dari kota-kota seperti Denpasar, Makassar, Surabaya, Jember, Sidoarjo, Gresik, Solo, Semarang, Yogyakarta, Purwokerto Pekan baru,  Bandung, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
 
Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA  (KPM) Ridwan Hasan Saputra mengatakan, prestasi tim Indonesia pada tahun ini meningkat daripada tahun sebelumnya.  Mereka berhasil meningkatkan prestasi dengan memperoleh 14 medali emas, 26 medali perak, 53 medali perunggu dan 34 merit award.
 
“Jadi sekitar 70 persen siswa indonesia mendapat medali, sedangkan tahun kemarin hanya 50 persen siswa Indonesia yang dapat medali.  Hal ini karena adanya pembinaan yang lebih baik dalam menghadapi kompetisi ini,” jelasnya saat tiba di Terminal 2 E Bandara Soekarno Hatta, Senin (4/8).
 
Pria yang juga menjabat sebagai Pelatih Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar ini menambahakn, kompetisi ini merupakan sarana melatih diri dan juga kesempatan mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia.
 
“Ini bisa memacu anak agar selalu giat berusaha guna menoreh prestasi di berbagai bidang. Pemenang juga mendapat sertifikat yang diakui sejumlah sekolah sehingga kalau mau masuk ke sekolah untuk melanjutkan pendidikan bisa lebih mudah tanpa tes,” jelasnya.
 
Salah satu pemenang medali emas, Kinantan Arya Bagaspati, 13, siswa kelas I SMPN Purwokerto mengaku banga bisa memenagkan kompetisi tersebut. Dia sudah tiga kali mengikuti kompetisi tersebut dan selalu meraih emas. Namun  menurutnya kompetisi tahun ini lebih sulit dari sebelumnya. “Soalnya susah-susah tahun ini. Selain itu peserta dari Negara lain juga sulit, saingan yang paling sulit itu dari Cina,” katanya.
 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

SPORT
Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija  

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44

Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill