Connect With Us

Mayat Siswi SMA Cenderawasih Ditemukan di Parkiran Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 19 November 2014 | 11:06

TKP Mayat Siswi SMA Cenderawasih (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Penngguna jasa di Bandara Internasional Soekarno- Hatta dikejutkan oleh penemuan mayat remaja perempuan di dalam mobil yang terparkir di Terminal 2D, Rabu (19/11) pagi. Ketika ditemukan, mayat bernama Anggia Faradira yang lahir di Bandung 29 April 1999 itu sudah membusuk.

Saat ditemukan, jasadnya warga Jalan Adhiaksa IV, Cilandak, Jakarta Selatan itu berada di kursi depan penumpang. Identitas korban pun belum diketahui karena tidak ditemukan adanya tanda pengenal. Diduga jenazah tersebut korban pembunuhan karena adanya bercak darah di dalam mobil.

Kepala Unit Identifikasi Polrea Metro Bandara Intenasional Soekarno-Hatta Eko Soeharto mengatakan, korban ditemukan oleh security angkasa bandara pagi ini, karena adanya bau busuk dari dalam mobil Honda Freed warna abu-abu nopol B-136-SRI.
"Setelah dapat laporan, kita langsung ke TKP untuk melakukan identifikasi," jelasnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, mobil tersebut masuk ke Terminal 2D sejak Sabtu (15/11). Namun masih diselidiki penyebab kematian korban.  Guna keperluan penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RSCM Jakarta untuk di otopsi.
 
HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill