Connect With Us

Dikira Bom, Koper Berisi Uang Dolar Palsu Tergeletak di Bandara

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Maret 2015 | 13:27

Koper yang dikira bom, berisi uang dolar palsu tergeletak di jalan Bandara Soekarno - Hatta (Rangga A Zulianzyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno - Hatta dibuat resah oleh sebuah tas koper hitam mencurigakan yang tergeletak di pinggir jalan raya C2, Senin (23/3).

Koper tersebut dilaporkan ke Polres Bandara Soekarno Hatta oleh pengendara yang melintas di Jalan C2 dari arah Jakarta menuju Bandara sekitar pukul 06.00 WIB. Pelapor khawatir koper tersebut berisi bom.

"Setelah menemukan koper itu. Kami langsung berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan dan pengamanan koper," jelas Kapolres Bandara Soekarno - Hatta Kombes Pol CH Pattopoi.

Setelah dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pendeteksi logam, ternyata tidak ditemukan hal yang mencurigakan. Kemudian tim gegana yang berjumlah lima orang ini mencoba untuk membuka tas tersebut.

Tenyata setelah dibuka, koper itu berisi 20 gempok uang dolar palsu. Diduga dolar ini dibuang pelaku kejahatan. Kemudian petugas segera membawanya ke Polresta Bandara Soekarno Hatta. "Kami masih dalami kenapa dolar ini dibuang dan siapa pelakunya," lanjut Kapolres.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill