Connect With Us

Bom Masuk Cargo Bandara, Angkasa Pura II Minta Tanggung Jawab PJT

| Jumat, 25 Januari 2013 | 17:23

Paket yang diduga bom. (tangerangnews / rangga)



TANGERANG
-PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan masuknya paket diduga bom ke cargo Bandara Soekarno Hatta merupakan kelalaian pihak Perusahaan Jasa Titipan (PJT). Untuk itu, AP II meminta pertanggung jawaban pihak PJT.

"Kami sangat menyayangkan dengan lolosnya paket ini sampai masuk ke areal Bandara Soekarno Hatta, untungnya diketahui petugas x-ray. Harusnya instansi yang terkait tidak sembarangan menerima barang," kata Senior General Manager PT AP II, Bram Bharoto Tjiptadi, Jumat (25/1).

Bram mengatakan, akan meminta pertanggungjawaban pihak yang berkaitan dengan masuknya paket ini hingga ke cargo. "Akan kami telusuri dulu siapa yang bertanggung jawab, " tuturnya.

Dikatakan Bram, seharusnya setiap instansi yang berhubungan dengan pengiriman paket dapat melakukan pengecekan secara mendalam terhadap paket yang akan dikirim melalui Bandara Soekarno Hatta. Pasalnya, masuknya barang yang tidak bertanggung jawab akan memberikan dampak bagi keamanan Bandara Internasional. "Sebaiknya lebih di perketat pengecekan barangnya," paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kantor Tukar Pos Udara Bandara Soekarno Hatta menerima kiriman paket yang berasal dari Pekalongan. Paket yang rencananya akan dikirim ke Merauke itu diperiksa di Regulated Agen PT Duta Prima Cargo. Petugas ciriga ketika melihat tampilan x-ray paket tersebit adalah rangkaian kabel dan beberapa paku.

"Paket itu dibungkus dengan kardus kotak berukuran 25x25 seberat 3 Kg. Di dokumennya paket itu mesin ikan," kata Manager Traffic PT Pos Indonesia Agus Triyono.(RAZ)
AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill