Connect With Us

Sebar Guyonan Soal Bom, Otoritas Bandara Soekarno-Hatta Tegaskan Sanksi Pidana

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 20 Januari 2016 | 18:02

Anwar Plt Kepala Desa Lamoru, Kecamatan Matauso, Sulawesi Tenggara. Dia bercanda telah membawa bom pada Sabtu, 26 Desember 2015. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Otoritas Bandara (Otban) Soekarno-Hatta menegaskan dapat memberikan sanki pidana bagi masyarakat yang menjadikan isu keberadaan bom sebagai guyonan. Saat ini, Otban Soekarno Hatta gencar melakukan sosialisasi kepada para penumpang pesawat dan masyarakat agar tidak menjadikan isu bom sebagai guyonan.

Pasalnya, candaan tersebut bukan hanya membuat takut para penumpang lain, tapi juga berdampak pada jadwal penerbangan.

"Hal Itu sama sekali tidak lucu, malah meresahkan dan membuat khawatir penumpang lain. Bisa jadi karena ulahnya itu mengganggu jadwal penerbangan, ketika ditahan untuk diinterogasi juga akan merugikan si oknum penumpang, karena dia ketinggalan pesawatnya," kata Humas Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, Syukur, (20/1/2016).

Untuk itulah, agar kejadian tersebut tidak terulang, apalagi pasca-bom Sarinah, Otban lebih gencar lagi mensosialisasikan larangan candaan membawa bom. Sosialisasi tersebut sudah disampaikan di layar televisi yang tersambung di seluruh bagian ruang tunggu di berbagai terminal.

"Ada pula kami buat di pamflet atau flayer. Para oknum itu mungkin tidak sempat baca aturan dan ancaman hukuman yang bisa menjerat," kata Syukur.

Dijelakannya pihak yang bercanda membawa bom akan dijerat UU No 1/2009 Tentang Penerbangan pada Pasal 437, dalam pasal tersebut tertuang bagi para penumpang memberikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penumpang lain, maka diancam kurungan penjara maksimal 1 tahun. #Plt Kades Sebut Ada Bom, Bandara Soekarno-Hatta Geger

Sementara itu, Direktur Operasi Garuda Indonesia Novianto Herupratomo juga mengaku beberapa kali kerap mendapati calon penumpang yang melakukan candaan soal bom.

Menurutnya, hal itu selain merugikan orang lain menyebabkan delay pesawat lantaran harus diperiksa ulang, tapi juga merugikan pelaku itu sendiri.

"Pelaku bisa diturunkan atau dijerat sanki pidana. Meski itu hanya candaan, tapi kami menanganinya dengan serius," tegasnya.

Terkait jumlah kasus candaan bom yang dialami Garuda Indonesia, Novianto enggan menyebutkan jumlahnya.

Namun, pihaknya sering menangani sendiri kasus seperti itu.

"Kasus sepeti ini, jika dilihat pemahaman secara nasional, masyarakat kita belum dewasa. Ini menjadi citra yang kurang baik, seolah-olah banyak ancaman bom di penerbangan Indonesia. Bagusnya pelaku diproses hukum biar jadi pelajaran," tukasnya.#Plt Kades Sebut Ada Bom, Bandara Soekarno-Hatta Geger

 

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BISNIS
Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Mau Bisnismu Naik Kelas, Datang ke Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:14

Bagi para pelaku usaha yang ingin membawa bisnisnya naik kelas, Pesta Wirausaha TDA Tangerang Raya 2026 menjadi ajang yang sayang untuk dilewatkan.

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill