Connect With Us

Ini Detik-detik Kesaksian Korban Bom Sarinah Asal Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 14 Januari 2016 | 23:36

Mira Puspita (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Korban luka ledakan bom Sarinah, Jakarta, Mira Puspita, 22, menceritakan detik-detik ledakan di Starbucks, Kamis (14/1/2016) pagi. Peristiwa itu terjadi ketika dirinya sedang meeting bersama tiga rekannya dari PT Pasific Cipta Mandiri dan dan 20 kliennya.

 

Pada saat itu, Mira duduk menghadap ke arah jalan membelakangi kasir dan toilet. Tepat di belakangnya, ada sejumlah warga negara asing. Saat meeting berlangsung, dia diperintahkan atasannya untuk tetap mengawasi pengunjung yang datang ke Starbucks, siapa tahu yang datang itu adalah salah satu klien yang juga janjian di kafe milik Paman Sam itu.

 

Lalu dia sempat melihat seorang pria dengan tinggi sekitar 170 centimeter memakai kaos hitam, membawa tas besar berwarna merah dan mengenakan topi, beberapa kali hilir mudik ke kafe tersebut. "Saya tidak menaruh curiga, tapi dia bolak balik kafe. Masuk pintu, tidak menuju meja pemesanan, tapi langsung ke toilet. Begitu saja sampai beberapa kali," paparnya saat ditemui di rumahnya di Jalan Ageng Tirtayasa, Kampung Bojong Poncol, RT 04/13, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

 

Tak berapa lama, sekitar pukul 10.40 WIB, ledakan keras terjadi dari arah belakang dirinya duduk. Ledakan itu memembuat Mira jatuh ke lantai. "Ledakan itu berasal dari toilet. Kuping saya sampai pengang. Kerudung saya terbakar, tapi langsung di padamkan klien saya. Kalau luka cuma lecet di bagian kaki kanan," katanya.

 

Setelah ledakan, suasana menjadi panik. Para pengunjung kedai kopi Starbucks yang berjumlah sekitar 40 orang berhamburan keluar menyelamatkan diri sambil berteriak. Dia melihat teman kantornya Sari sudah berdarah di bagian dahinya. Sementara dia ketika dia melihat ke belakang, pria warga negara Belanda yang duduk di belakangnya sudah tergeletak tak bernyawa.

 

Tak hanya itu, percikan bom berupa noda hitam menempel di bleezer orange Mira. Percikan noda itu berbau seperi bensin. "Ditengah kepanikan itu, aku angkat temen ku mba Sari ini yang sudah lemas di bangku ke luar Starbuck. Kami diarahkan ke Saripan Pasifik Hotel yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi," ujarnya.

 

Beberapa menit kemudian, ledakan kedua terjadi disusul baku tembak. Lalu terdengar lagi ledakan keempat. Namun dia tidak tahu persis posisinya karena melindungi diri. "Saya sempat tidak bisa kemana-mana karena wilayah itu ditutup polisi. Baru setelah dinyatakan aman, jalan dibuka. Saya dan mbak Sari langsung dibawa ke RSCM," jelas Mira.

 

Setelah keadaan tenang, Mira langsung menghubungi ibunya di rumah. Untuk mengabarkan kalau keadaannya baik-baik saja. Dan dia pun diantar oleh supir kantornya.  "Aku dikasih izin untuk enggak ngantor selama dua hari ke depan. Benar-benar masih shock banget," ucapnya.

 

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill