Connect With Us

Soal Anak Rano Karno, Polisi Anggap Kecelakaan Biasa

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Maret 2016 | 13:02

Raka seusai kecelakaan. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Raka Widyarma, putra Gubernur Banten Rano Karno rencananya akan diperiksa di Polres Bandara Soekarno-Hatta bersama dua korban hari ini terkait kecelakaan di Jalur Perimeter Utara, pada Rabu (9/3/2016) kemarin. Kasat Lantas Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Salim Margie mengatakan, pihaknya berencana memeriksa dua korban dan Raka yang dijadwalkan hari ini.

 

"Memang kita mau periksa, beserta korban dan saksi-saksi. Tapi tidak tahu datang kapan. Ini baru pemeriksaan sementara, jadi tidak pakai surat pemanggilan," katanya, Kamis (10/3/2016).

 

Menurut Salim, pihaknya telah memeriksa mobil Honda CRV Nopol B-1776-SGM milik Raka dan tidak ditemukan adanya narkoba maupun alkohol. Sedangkan untuk tes Urine, pihaknya akan melihat perkembangan kasusnya terlebih dahulu.

 

"Ini kan hanya kecelakaan biasa, hanya kerugian materi saja, jadi mau periksa saksi-saksi belum mengarah kesana. Kalau dalam penyelidikan membutuhkan tes urine, baru kita lakukan," jelasnya.

 

Terkait keberadaan Raka, Salim mengatakan berdasarkan informasi dia berada di Rumah Sakit Pondok Indah. Dalam kecelakaan tersebut, dia hanya mengalami luka lecet di pelipis kiri. Pihaknya sendiri belum mengirim petugas untuk mendampingi Raka. "Belum ada yang ke sana," katanya.

 

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill