Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANG-Polres Bandara Soekarno-Hatta akan beroordinasi dengan Kedutaan Besar Polandia untuk melakukan visum terhadap Gorlikowski Michael Jaroslaw, yang ditemukan tewas gantung diri di lapangan bola milik PT Angkasa Pura II di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Minggu (27/3/2016) pagi.
“Kita menunggu keluarganya dulu, dan juga koordinasi dengan Kedutaan Polandia agar mendapat izin untuk melakukan visun terhadap korban,” kata Kasubag Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta, AKP Endang Sutrisna.
Menurut Endang, saat ini jenazah korban berada di RSUD Kabupaten Tangerang. Dari pemeriksaan sementara terhadap tubuh korban, tidak ditemukan bekas kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam.
“Dugaan awal mayat meninggal akibat gantung diri,” katanya.
Untuk diketahui, korban di temukan tergantung di sebuah pohon di pinggir lapangan bola bandara sekitar pukul 05.30 WIB. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh saksi Komarudin, seorang tukang semir, yang melintas di TKP.
Awalnya saksi mengira, korban yang lehernya tergantung di pohon adalah patung. Namun setelah didekati, saksi kaget ternyata ternyata korban gantung diri. Kemudian saksi berlari ke arah pool taksi pengendapan, mengabarkan kepada sopir yang ada saat itu. Lalu laporan itu dilanjutkan ke SPK Polres Bandara Soekarno Hatta.
Setelah dilakukan pemeriksaan TKP, petugas menemukan tas korban yang berisi pakaian dan perlengkapan outdoor mendaki gunung, Paspor no EJ3401661, boarding pass, dompet berisi uang 580 mata uang Polandia dan HP merk Maxcom.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGVideo benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews