Connect With Us

9 Check In Berbarengan, 5 Boleh Terbang

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 26 Maret 2016 | 14:15

Penumpang Lion Air. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG - Kejadian aneh kembali terjadi di maskapai penerbangan Lion Air.

Kini, maskapai yang kerap dijuluki 'raja delay' itu mendapat komplain dari salah satu penumpang bernama Febiana. 

"Saya harusnya berangkat sembilan orang. Pas check in, hanya lima orang yang boleh terbang. Empat sisanya, termasuk saya, tidak boleh berangkat," kata Febiana, Sabtu (26 /3).

Febiana mengatakan, insiden ini menimpanya pada Jumat (25/3) pagi kemarin. Kala itu, Febiana dan delapan orang lainnya hendak bertolak ke Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan pesawat Lion Air nomor JT 654.

"Jadwal kami terbang pukul 05.00. Saat kami tiba di bandara, kami bersembilan langsung ke counter check in. Tiket kami serahkan berbarengan, " kata Febiana.

Namun, petugas counter hanya mempersilahkan lima orang masuk. "Kami nggak boleh masuk dengan alasan telat. Padahal tiket kami kasih barengan," katanya.

Febiana dan tiga orang lainnya harus melakukan reschedule dan terbang ke Lombok pada Sabtu pagi ini.

"Kami akhirnya terbang pukul 09.00 tadi. Posisi saya sekarang sudah di Lombok. Tapi tetap saja aneh buat saya. Datengnya kan barengan, masa lima orang tidak telat tapi kami dinyatakan telat, " katanya. 

 

 

HIBURAN
Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Belanja Produk Telkomsel Senilai Rp50 Ribu di Jakarta Fair Bisa Dapat Motor, Begini Caranya

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:05

Ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.

BANDARA
InJourney Lanjutkan Beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soetta

InJourney Lanjutkan Beautifikasi Terminal 3 dan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soetta

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:59

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports kembali melakukan transformasi pelayanan melalui program pengembangan infrastruktur dan fasilitas bandara.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill