Connect With Us

Ini Teknik PT Angkasa Pura II Menangani Pemadaman Listrik di BSH

Denny Bagus Irawan | Kamis, 31 Maret 2016 | 15:40

Para Penumpang di Bandara Soetta (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)


TANGERANG-PT Angkasa Pura II menyampaikan alasan kenapa pihaknya akhirnya meminta kepada Kemenhub agar tarif Passanger Service Charge (PSC) di tujuh Bandara yang dikelola oleh perusahaan BUMN tersebut. Adapun alasannya untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara di tujuh Bandara antara lain, Bandara Soekarno-Hatta, Pontianak, Padang, Halim Perdana Kusumah, Palembang, Aceh dan Silangit.



“Ini merupakan upaya kita untuk memperbaiki pelayan kita. Pelayanan kita harus ditingkatkan, kapastitas juga terus kita tingkatkan.  Karena kalau kita lihat, banyak sekali keluhan saat ini seperti kapasitas yang belum memadai, bayangkan kapasitas 22 Juta saat ini mencapai 60 Juta,” ujar Faik Fahmi, Director of Commercial & Businness Development PT Angkasa Pura II,  Kamis (31/3/2016).

Namun, pihaknya belum bisa memastikan persoalan listrik padam yang kerap terjadi di Bandara  Soekarno-Hatta tidak akan terulang kembali. “Soal listrik bandara kita jaga semaksimal mungkin agar tidak sampai mati listrik kembali. Di samping upaya yang sudah kita lakukan, kita juga sedang investasi termasuk terkait dengan masalah listrik dengan meningkatkan kapastitas listrik dengan power plan,” katanya.

Menurutnya, PT Angkasa Pura II  telah banyak melakukan perbaikan pelayanan terkait dengan peningkatan pelayanan,  termasuk dengan pembongkaran 98 tenan. “Sebanyak 98 tenan yang kita tutup berada di area public agar lebih nyaman, kita ganti menjadi kursi-kursi,” tuturnya.

Dia juga menuturkan, kenaikan PSC kali ini menurut dia termasuk sudah lama, karena sudah tujuh tahun tidak pernah mengalami penyesuaian. Adapun kenaikan dianggap PT Angkasa Pura II tidak terlalu besar, yakni Rp2.000-Rp20.000. Kenaikan PSC kali ini di-include-kan ke dalam pembelian tiket.

“Tujuh tahun tidak pernah naik. Nilainya tidak terlalu memberatkan, Rp2.000-Rp20.000, tergantung penerbangannya kemana,” terangnya

Ada pun kenaikan PSC kali ini khusus hanya untuk penerbangan domestik. Sedangkan untuk internasional belum ada penyesuaian tarif.  “Internasinal tidak naik. Penyesuaian ini kami lakukan juga untuk menambah kenyamanan dari sisi keamanan,  1.300 kursi kita tempatkan tempat duduk baru, Air Contioner (AC), enggak boleh suhu dibawah 20 derajat celcius serta dilengkapi televise di sejumlah titik,” katanya.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Mahasiswa Pascasarjana UNPAM Gelar PKM di SMPN 7 Tangsel, Bekali OSIS dengan Growth Mindset

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.

PROPERTI
Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Fasilitasi Ibadah Warga, Perumahan MGK Serang Resmikan Masjid Ar-Rahmah

Senin, 27 April 2026 | 11:47

Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill